JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menjajaki penguatan kerja sama di bidang pertahanan dengan pemerintah Bosnia dan Herzegovina melalui pertemuan bilateral bersama Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Zukan Helez, di Gedung Kementerian Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Sarajevo, Minggu (11/1).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis kedua negara dalam mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama militer yang lebih luas di tengah dinamika keamanan regional dan global.
“Kunjungan bilateral ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral serta menjajaki pengembangan kerja sama strategis di bidang pertahanan,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin dalam siaran pers resmi Kementerian Pertahanan RI yang diterima di Jakarta, Senin. 12/11/2026.
Dalam pertemuan itu, kedua menteri membahas perkembangan lingkungan strategis, baik di tingkat regional maupun global, serta menegaskan pentingnya kolaborasi pertahanan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Sjafrie menegaskan bahwa Indonesia memandang kerja sama pertahanan sebagai instrumen penting dalam membangun kepercayaan antarnegara.
“Kerja sama pertahanan bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi juga kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional,” katanya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Zukan Helez, menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Ia menilai Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam upaya perdamaian global.
“Kami melihat Indonesia sebagai negara yang aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia dan memiliki pengalaman berharga di bidang pertahanan,” tandasnya.
Editor: Sultoni
