Jakarta, NOLESKABAR.COM– Anggota DPR-RI mewakili Sulawesi Selatan III, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), resmi mengajukan pengunduran diri dari Dewan Perwakilan Rakyat. Surat pengunduran diri RMS telah diterima oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, dan kini menjadi perhatian publik.
Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, membenarkan pengunduran diri tersebut. Ia menyebut RMS telah dipanggil ke Jakarta untuk membahas proses pengunduran diri secara resmi dan memastikan semua prosedur berjalan sesuai aturan partai.
“Kemarin,” singkat Syahar, sapaan akrab Syaharuddin Alrif, saat ditanya soal pemanggilan Surya Paloh terkait pengunduran diri RMS dikutip dari Detik com. Jumat, 23 Januari 2026.
Keputusan RMS mundur dari DPR menandai babak baru dalam perjalanan politiknya. Langkah ini juga menimbulkan spekulasi mengenai arah politik dan rencana strategis RMS ke depan, terutama setelah pindah ke Partai PSI per 2026.
Latar Belakang dan Perjalan Karir
Profil Rusdi Masse Mappasessu dimulai dari Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, tempat ia lahir pada 3 Maret 1973. RMS menempuh pendidikan dan meniti karier awal di dunia usaha sebelum memasuki ranah politik.
Karier politik RMS dimulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang pada 2004–2007. Ia kemudian menjabat Bupati Sidenreng Rappang ke-8 selama dua periode, 2008–2018, dan berhasil membawa sejumlah program pembangunan daerah.
Pada 2019, RMS terpilih sebagai Anggota DPR-RI mewakili Sulawesi Selatan III, dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia kembali memenangkan kursi DPR pada Pemilu 2024 dengan mayoritas 161.301 suara, menunjukkan dukungan kuat dari konstituennya.
Sepanjang perjalanan politiknya, RMS pernah berafiliasi dengan Partai Golkar (2010–2016) dan NasDem (2016–2026). Kini, pengunduran diri dari NasDem sekaligus menandai kepindahannya ke PSI, membuka babak baru dalam karier politiknya.
Selain kiprah politik, RMS juga dikenal sebagai pengusaha sukses dan tokoh masyarakat yang berpengaruh di Sulawesi Selatan. Ia dikenal visioner, pragmatis, dan mampu menyeimbangkan kepentingan politik dengan pembangunan daerah.
RMS menikah dengan Fatmawati Rusdi dan dikaruniai lima anak. Kehidupan keluarga yang harmonis ini turut menjadi sorotan publik dan memperkuat citranya sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat.
Dengan pengunduran diri dari DPR dan hengkang dari NasDem, RMS diperkirakan akan lebih fokus pada strategi politik dan kiprah jangka panjangnya di PSI. Langkah ini menjadi momentum penting bagi perjalanan politiknya yang telah membentang lebih dari dua dekade, baik di pemerintahan daerah maupun tingkat nasional..
Penulis: Hadi
