JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 41,17 poin atau 0,46% ke level 8.951,01 pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Penurunan ini menandai koreksi tipis setelah IHSG sempat menyentuh level 8.992,18 sebelumnya.
Meski IHSG terkoreksi, saham-saham unggulan masih menunjukkan performa positif. Indeks LQ45 naik 0,17% ke 873,59, sedangkan IDX30 meningkat 0,15% menjadi 448,96, mencerminkan stabilitas di saham blue chip.
Di pasar global, bursa utama justru mencatatkan penguatan. Nikkei 225 Jepang naik 0,29% ke 53.846,87, Hang Seng Index Hong Kong bertambah 0,45% ke 26.749,51, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,58% menjadi 49.098,71. Indeks Eropa, DAX, naik 0,18%, sementara S&P 500 Amerika Serikat bergerak tipis 0,03% ke 6.915,61.
Di Asia, KOSPI Korea Selatan menunjukkan penguatan signifikan 0,76% menjadi 4.990,07, sedangkan Sri-Kehati Indonesia naik 0,51% ke 388,29, menandakan minat investor terhadap saham berkelanjutan meningkat.
Sementara itu, obligasi korporasi juga mendapat sentimen positif, tercermin dari PEFINDO i-Grade yang naik 0,37% ke 228,71.
Hari ini IHSG bergerak dalam rentang 8.837,83 – 9.039,67, masih berada di bawah penutupan sebelumnya, namun pasar menunggu sentimen berikutnya untuk menilai arah pergerakan minggu depan.
