SURABAYA,NOLESKABAR.COM– Koperasi Jatim Unggul Bersama resmi menandatangani MOU dengan Bulog Jawa Timur untuk membangun jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) di seluruh 38 kabupaten/kota. Kerja sama ini menjadi langkah nyata memperkuat distribusi pangan sekaligus menahan laju harga sembako di Jawa Timur.
Melalui MOU ini, Koperasi Jatim Unggul Bersama dan Bulog Jatim sepakat mempercepat penyaluran beras Bulog, minyak goreng, dan kedelai, agar lebih mudah diakses masyarakat hingga ke tingkat desa.
Kolaborasi ini sekaligus memotong rantai distribusi sembako yang selama ini kerap memicu kenaikan harga di pasar, sehingga harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen diharapkan lebih stabil.
Dengan jaringan anggota yang sudah menjangkau desa-desa, Koperasi Jatim Unggul Bersama diproyeksikan menjadi ujung tombak baru dalam distribusi pangan desa dan penguatan ketahanan pangan daerah.
Ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama, Dr. KH. Mukhlis Muksin, M.H, menegaskan kerja sama ini akan memperkuat peran koperasi sebagai penyeimbang pasar sekaligus mitra strategis Bulog di daerah.
“Dengan RPK di 38 daerah sampai desa, koperasi kami akan menjadi distributor Bulog. Ini kunci agar harga sembako tetap terkendali,” ujarnya. Kamis, 29 Januari 2026.
Melalui jaringan RPK Rumah Pangan Kita, masyarakat akan mendapatkan beras, minyak goreng, kedelai, dan komoditas pangan strategis lainnya dengan harga standar Bulog, sehingga lebih terlindungi dari gejolak harga.
Penandatanganan MOU dilakukan bersama Pimpinan Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adi Nugraha, sekitar pukul 13.30 WIB, sebagai tonggak awal penguatan sinergi distribusi pangan di daerah.
Dari sisi kelembagaan, koperasi ini juga diperkuat oleh Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo S.E sebagai pembina, yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma (BUMN).
Dengan kolaborasi ini, Koperasi Jatim Unggul Bersama menargetkan menjadi motor distribusi pangan rakyat, memperkuat stabilisasi harga, dan menjadi tameng masyarakat dari gejolak harga sembako di Jawa Timur.
Penulis: Syah
