JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Pergulatan batin tokoh Ustaz Zidan menjadi benang merah utama dalam sinetron religi Lorong Waktu Jilid 2 yang akan tayang di SCTV selama Ramadan 2026. Karakter yang diperankan Lavicky Nicholas ini tampil dengan sisi emosional yang lebih dalam dibanding musim sebelumnya.
Dalam Jilid 2, Ustaz Zidan tidak lagi digambarkan sebagai sosok yang sepenuhnya kuat dan mapan secara batin. Ia tengah berada dalam fase kehilangan besar setelah ditinggal sang ibu, peristiwa yang mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, keluarga, dan takdir.
Lavicky Nicholas mengungkapkan bahwa konflik batin tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pendalaman karakter. Menurutnya, Zidan adalah figur yang sedang berproses, mencoba berdamai dengan luka, sekaligus tetap memikul tanggung jawab sebagai pembimbing umat.
“Zidan di jilid ini bukan tokoh yang sudah selesai dengan dirinya. Dia sedang mencari keseimbangan setelah kehilangan ibu, dan itu sangat memengaruhi sikap serta hubungannya dengan orang-orang di sekitarnya,” ujar Lavicky.
Ia menambahkan, perubahan emosional Zidan menjadi motor penggerak cerita yang membuat alur Lorong Waktu Jilid 2 terasa lebih manusiawi dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari penonton.
Tak hanya soal emosi, Lavicky juga mengaku memikul tanggung jawab moral yang besar dalam memerankan tokoh Ustaz Zidan. Bermain dalam proyek garapan Deddy Mizwar, menurutnya, bukan sekadar soal akting, tetapi juga menyampaikan pesan dakwah dengan penuh kehati-hatian.
“Main di Lorong Waktu itu bukan cuma tuntutan peran. Ada amanah dakwah di setiap adegan. Jadi selama syuting, saya benar-benar menjaga sikap dan banyak berdoa,” tuturnya.
Sementara itu, karakter lain seperti Cantika yang diperankan Innara Azzalea tetap hadir sebagai penyeimbang cerita, dengan elemen fantasi dan dinamika keluarga yang menguatkan pesan moral dalam setiap episode.
Dari sisi produksi, Lorong Waktu Jilid 2 tetap mempertahankan standar visual tinggi dengan pendekatan sinematik khas Citra Sinema. Alur cerita dirancang lebih kompleks, dipenuhi konflik emosional dan refleksi tentang takdir, kehilangan, serta keikhlasan.
Dengan fokus pada perjalanan batin Ustaz Zidan, Lorong Waktu Jilid 2 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan religi Ramadan, tetapi juga ruang refleksi bagi penonton tentang proses berdamai dengan kehilangan dan pencarian makna hidup.
penukis: Aeini
