Harga Emas Dunia Tembus Level Psikologis USD 5.000 per Ons

2 Min Read
Harga Emas Dunia Tembus Level Psikologis USD 5.000 per Ons (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru. Pada awal pembukaan perdagangan pekan ini, Senin (9/2/2026), harga emas spot dunia berhasil menembus level psikologis USD 5.000 per ons, mempertegas status emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan data pasar pada pukul 09.00 WIB, harga emas spot tercatat di level USD 4.993,60 per ons, menguat USD 27,30 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp16.861,28, turut mendorong lonjakan harga emas dalam denominasi rupiah.

Kenaikan harga global tersebut berdampak langsung pada harga emas di dalam negeri. Harga emas spot dalam rupiah tercatat mencapai Rp2.707.044 per gram, naik Rp15.722, dengan pergerakan harian di rentang Rp2.691.683 hingga Rp2.732.842 per gram.

Sejalan dengan itu, harga emas batangan Antam juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Senin pagi (9/2/2026) pukul 08.25 WIB, harga jual emas Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.940.000 per gram. Sementara harga buyback melonjak lebih tajam sebesar Rp28.000, ke level Rp2.734.000 per gram.

Untuk ukuran lainnya, emas Antam 0,5 gram dijual di kisaran Rp1.520.000, sementara emas 2 gram dibanderol sekitar Rp5.782.000. Adapun emas ukuran besar, seperti 100 gram, tembus Rp288.212.000, dan emas 1 kilogram dipatok di level Rp2,88 miliar.

Penguatan harga emas ini dipicu oleh meningkatnya permintaan investor global yang mencari aset lindung nilai, di tengah tekanan geopolitik, ketidakpastian arah suku bunga, serta fluktuasi nilai tukar mata uang utama dunia.

Analis menilai, selama sentimen global masih dibayangi risiko ekonomi dan politik, tren penguatan emas berpotensi berlanjut. Namun, investor tetap diimbau mencermati volatilitas harga dan melakukan pembelian secara bertahap untuk meminimalkan risiko.

Share This Article