JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Bursa hari ini penuh drama, saham-saham jeblok mendominasi layar perdagangan. Tidak ada satu pun yang bisa menahan gelombang tekanan jual, investor dibuat panik, dan deretan top loser tampil brutal.
PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) memimpin kerugian, ambruk 14,93 persen ke Rp2.280 per saham. Lonjakan jualnya ekstrem, volume padat, tekanan pasar terasa menekan dari pagi hingga penutupan.
PT Hillcon Tbk (HILL) menyusul, turun 14,68 persen ke Rp93. Lion Metal Works (LION) tak kalah parah, terjun 14,62 persen ke Rp555. Saham-saham harga tipis kembali jadi korban spekulasi liar.
Sektor pariwisata dan properti juga ikut terseret. PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) merosot 13,96 persen ke Rp2.280, NATO 12,12 persen, JSPT 10,04 persen. Gelombang jual tak terbendung, grafik hijau berganti merah brutal.
Di sektor konsumer dan pangan, tekanan sama terasa. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turun 9,94 persen, VISI 9,89 persen, IBOS 9,56 persen. Investor terlihat panik, menekan jual tanpa kompromi.
Saham energi, konstruksi, dan properti pun ikut merosot. ITMA turun 6,47 persen, SKBM 7,81 persen, TRIN 8,07 persen. Mayoritas saham di top loser berasal dari emiten kecil hingga menengah, harga tipis, volatilitas tinggi.
Fenomena hari ini menunjukkan, pasar sedang liar. Momentum jual agresif mendominasi, euforia beli hilang, risiko besar menghantui. Angka merah terlihat menakutkan, setiap langkah salah bisa menghapus cuan dalam hitungan menit.
Bursa memberi sinyal, spekulasi liar dan tekanan jual mendominasi. Investor harus ekstra waspada, jangan ikut arus tanpa strategi. Hari ini pasar brutal, siapa yang bertahan dan siapa yang kalah?
