JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Ada perubahan nyata dalam peta tontonan digital di Indonesia. Jika sebelumnya drama Korea selalu terlihat dominan, kini konten lokal berhasil berdiri di posisi yang sama kuat.
Berdasarkan laporan Media Partners Asia (MPA) dan AMPD yang dikutip dari CNN Indonesia, pada kuartal IV 2025 pangsa penonton konten Indonesia di layanan streaming premium mencapai 30 persen. Angka tersebut setara dengan yang diraih drama Korea pada periode yang sama.
Keseimbangan ini menunjukkan pergeseran selera penonton. Cerita-cerita lokal semakin diterima luas dan tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Jangkauan penonton konten Indonesia juga berada di kisaran 47 persen, nyaris identik dengan drama Korea yang berada di sekitar 48 persen.
Platform lokal memainkan peran penting dalam pertumbuhan ini. Vidio mencatat kenaikan penayangan hingga 24 persen. Sementara itu, Netflix tumbuh 14 persen dan iQIYI naik 10 persen dalam periode yang sama.
Secara regional, pasar streaming Asia Tenggara juga terus berkembang. Total waktu menonton sepanjang 2025 mencapai 4,2 miliar jam atau naik 8 persen dari kuartal sebelumnya. Di Indonesia sendiri, jumlah pelanggan streaming telah menembus 26,9 juta akun.
Perkembangan ini menandai babak baru industri hiburan nasional. Konten Indonesia kini tidak lagi sekadar pelengkap katalog. Ia sudah menjadi pesaing seimbang drama Korea di pasar streaming premium.
Penulis: Arini
