Alysa Liu Bidik Emas di Milan, Jepang Dominan di Nomor Skate Bebas Putri

2 Min Read
APBN 2026 Dipersoalkan, Purbaya Tanggapi Gugatan di MK (Ilustrasi)

MILAN, NOLESKABAR.COM – Persaingan nomor skate bebas putri di ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 memanas. Sorotan tertuju pada Alysa Liu yang menjadi harapan terakhir Amerika Serikat untuk merebut medali emas di Cortina.

Liu akan tampil dalam penentuan akhir setelah tertinggal tipis dari dua wakil Jepang, Ami Nakai dan Kaori Sakamoto. Selisih poin yang sangat ketat membuat perebutan podium masih terbuka lebar.

Jepang bahkan berpeluang mencetak sejarah dengan menyapu podium melalui Nakai, Sakamoto, dan Mone Chiba. Ketiganya tampil solid di program pendek dan menjaga konsistensi menjelang skate bebas.

Sakamoto, peraih perunggu Olimpiade sebelumnya, mengaku ingin menutup kariernya dengan hasil terbaik. Ia hanya terpaut satu poin dari Nakai dan masih berpeluang membalikkan keadaan di penampilan terakhirnya di Olimpiade.

Sementara itu, Nakai yang baru berusia 17 tahun menjadi sensasi tersendiri. Ia tampil memukau dengan lompatan triple axel bersih di program pendek dan akan menjadi skater terakhir yang turun ke es dalam sesi penentuan.

Chiba juga belum tersingkir dari persaingan. Meski berada sedikit di belakang dua kompatriotnya, peraih medali perunggu dunia itu tetap menjaga peluang merebut posisi tiga besar.

Di kubu Amerika, Liu datang dengan cerita kebangkitan. Setelah sempat pensiun dua tahun, ia kembali menemukan semangatnya dan menjelma sebagai juara dunia. Kini, ia berpeluang mengakhiri puasa emas panjang AS sejak kemenangan Sarah Hughes pada Olimpiade 2002.

“Saya hanya ingin menampilkan program terbaik dan menceritakan kisah saya di atas es,” ujar Liu, yang terpaut dua poin dari posisi teratas.

Nama lain yang tak bisa diabaikan adalah Adeliia Petrosian. Skater muda asal Rusia itu tampil sebagai atlet netral dan menjadi satu-satunya pesaing yang mampu melakukan quad jump dalam kompetisi ini. Ia berpotensi menjadi kuda hitam yang mengguncang peta persaingan.

Petrosian merupakan murid pelatih terkenal Eteri Tutberidze dan mengikuti jejak para juara Rusia sebelumnya seperti Alina Zagitova dan Anna Shcherbakova.

Dengan selisih poin yang tipis dan kualitas teknik yang merata, malam terakhir skate bebas putri di Milan dipastikan menjadi salah satu momen paling dramatis di Olimpiade Musim Dingin 2026.

Share This Article