Konflik Timur Tengah Meluas, Ini Pesan Penting KBRI Riyadh untuk WNI

3 Min Read
Konflik Meluas, Ini Pesan Penting KBRI Riyadh untuk WNI (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi agar meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan KBRI Riyadh melalui media sosial X pada Sabtu (28/2/2026). Dalam pernyataannya, perwakilan RI meminta WNI tetap tenang, tidak panik, serta terus memantau perkembangan situasi dari sumber-sumber resmi dan terpercaya.

Langkah ini diambil setelah memanasnya konflik di kawasan, termasuk laporan serangan Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran. Situasi tersebut memicu ketegangan regional yang berdampak luas, termasuk di sejumlah negara Teluk.

KBRI menegaskan agar WNI mematuhi seluruh arahan otoritas setempat serta mengikuti informasi resmi dari Perwakilan RI. Selain itu, para WNI diminta segera melakukan lapor diri melalui laman resmi Kementerian Luar Negeri guna memastikan data keberadaan mereka terpantau dengan baik.

Tidak hanya itu, WNI juga dianjurkan untuk bergabung dalam grup komunikasi resmi paguyuban Indonesia di wilayah masing-masing. Tujuannya, agar distribusi informasi darurat dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Sebagai langkah antisipatif, WNI diminta menyiapkan serta menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama (izin tinggal), dan identitas lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dokumen tersebut diharapkan mudah diakses sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat.

“WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan. Bagi yang memiliki jadwal penerbangan, segera hubungi maskapai untuk memperoleh informasi terkini terkait status penerbangan,” demikian pernyataan resmi KBRI. Dikutip Minggu (1/3/2026).

Dalam kondisi darurat, KBRI Riyadh membuka hotline WhatsApp di nomor +966 569173990 yang dapat dihubungi selama 24 jam.

Pihak KBRI memastikan terus memantau perkembangan situasi secara saksama serta menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi dan Kementerian Luar Negeri RI. Pemerintah Indonesia juga disebut akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi menjamin keselamatan WNI di wilayah tersebut.

Situasi keamanan kawasan Timur Tengah belakangan kembali menjadi sorotan internasional. Sejumlah negara Teluk dilaporkan mengalami peningkatan status kewaspadaan menyusul rangkaian serangan dan respons militer yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai WNI yang menjadi korban dalam eskalasi tersebut.

Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh WNI di luar negeri, termasuk di wilayah dengan tingkat risiko tinggi.

editor: Arini

Share This Article