Sinyal Darurat Bomber AS Gegerkan Inggris, Penyebab Masih Misterius

2 Min Read
Sinyal Darurat Bomber AS Gegerkan Inggris, Penyebab Masih Misterius (Ilustrasi)

LONDON,NOLESKABAR.COM– Situasi tak biasa terjadi di langit Inggris. Sebuah pesawat pengebom strategis milik Amerika Serikat tiba-tiba mengirim sinyal darurat hanya beberapa menit setelah lepas landas.

Pesawat jenis B-52H Stratofortress itu dilaporkan memancarkan kode darurat “7700” saat berada di atas wilayah Bristol, Selasa (24/3/2026) pagi waktu setempat.

Kode 7700 sendiri dikenal sebagai sinyal internasional yang digunakan pilot untuk menandakan kondisi darurat serius di dalam penerbangan, baik karena masalah teknis maupun situasi lain yang mengancam keselamatan.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat tersebut baru mengudara dari pangkalan RAF Fairford sekitar pukul 09.20 waktu setempat.

Namun, hanya berselang sekitar 18 menit, pesawat langsung memberi sinyal darurat, berbalik arah, dan kembali ke pangkalan yang sama. Proses pendaratan berlangsung sekitar pukul 09.40.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab kondisi darurat tersebut. Baik pihak militer Amerika Serikat maupun Inggris masih belum memberikan keterangan.

Kehadiran pesawat B-52 di Inggris sendiri bukan tanpa alasan. Pengerahan ini merupakan bagian dari penguatan militer AS di tengah meningkatnya tensi global, khususnya konflik di Timur Tengah.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pesawat pengebom strategis AS, termasuk B-52 dan B-1B, ditempatkan di RAF Fairford sebagai langkah kesiapsiagaan militer.

Pesawat B-52H dikenal sebagai salah satu tulang punggung kekuatan udara Amerika Serikat. Selain mampu terbang jarak jauh, pesawat ini juga dirancang untuk membawa berbagai jenis persenjataan, termasuk bom konvensional hingga nuklir.

Insiden darurat ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas operasi militer AS. Sebelumnya, pesawat tanker militer juga dilaporkan jatuh dalam misi di Timur Tengah, menambah daftar insiden di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Meski belum diketahui apakah kedua kejadian tersebut saling berkaitan, kemunculannya dalam waktu berdekatan memunculkan perhatian serius terhadap kondisi operasional militer di kawasan tersebut.

Perkembangan ini sekaligus menegaskan bahwa ketegangan global tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga mulai terlihat dari pergerakan dan insiden di udara.

Editor: Arini

Share This Article