Alwi Farhan Mengamuk di Istora, Sabet Gelar Indonesia Masters 2026 dalam 24 Menit

2 Min Read
Alwi Farhan tampil perkasa di hadapan publik Istora Senayan. Menang telak dua gim langsung, Alwi mengunci gelar Indonesia Masters 2026 sekaligus menorehkan sejarah sebagai juara baru tunggal putra Indonesia. Riuh Istora jadi saksi dominasi Merah Putih. 🏸🇮🇩

JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Istora Senayan kembali menjadi saksi lahirnya juara baru bulutangkis Indonesia. Tunggal putra muda Merah Putih, Alwi Farhan, tampil luar biasa untuk merebut gelar Indonesia Masters 2026 usai membungkam wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan kemenangan telak dua gim langsung, 21-5, 21-6, Minggu (25/1/2026).

Final yang digelar di hadapan ribuan suporter fanatik itu berjalan sangat timpang. Alwi nyaris tak memberi celah bagi lawannya dan hanya membutuhkan 24 menit untuk mengunci kemenangan. Dominasi Alwi sejak poin awal membuat Panitchaphon terlihat kehilangan kepercayaan diri.

Gelar ini menjadi tonggak penting dalam karier Alwi, karena merupakan trofi pertama BWF World Tour Super 500 yang ia raih. Prestasi tersebut terasa semakin spesial karena dicapai di rumah sendiri, dengan dukungan penuh publik Istora.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa juara Indonesia Masters 2026. Ini berkat doa orang tua, dukungan pelatih, dan luar biasa sekali penonton Istora,” ujar Alwi seusai pertandingan.

Atmosfer Istora Senayan yang bergemuruh diakui Alwi turut memberi tekanan besar bagi lawan. Sejak awal laga, sorak-sorai suporter seolah menjadi “pemain ke-13” yang terus menekan Panitchaphon.

“Saya merasa lawan berada di bawah tekanan sejak awal karena suasana Istora. Saya hanya fokus memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” kata Alwi.

Penampilan Alwi di partai puncak nyaris tanpa cela. Ia bermain percaya diri, minim kesalahan, dan mengontrol tempo permainan sepenuhnya. Sebaliknya, Panitchaphon beberapa kali terlihat frustrasi dan kesulitan keluar dari tekanan mental.

Kemenangan ini juga memperpanjang tradisi emas Indonesia di sektor tunggal putra Indonesia Masters. Hingga edisi 2026, Indonesia telah mengoleksi sembilan gelar, unggul atas Denmark (3), serta India, Jepang, China, dan Thailand yang masing-masing mengoleksi satu gelar.

Nama Alwi Farhan kini sejajar dengan para legenda bulutangkis Tanah Air yang pernah berjaya di turnamen ini, seperti Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting, hingga Jonatan Christie.

Istora kembali riuh. Indonesia kembali berpesta. Dan Alwi Farhan resmi menorehkan namanya dalam sejarah.

Share This Article