{"id":5552,"date":"2026-02-06T20:26:45","date_gmt":"2026-02-06T13:26:45","guid":{"rendered":"https:\/\/noleskabar.com\/?p=5552"},"modified":"2026-02-06T20:45:56","modified_gmt":"2026-02-06T13:45:56","slug":"sppt-pbb-p2-2026-mulai-disalurkan-target-pad-jadi-perhatian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/noleskabar.com\/sppt-pbb-p2-2026-mulai-disalurkan-target-pad-jadi-perhatian\/","title":{"rendered":"SPPT PBB-P2 2026 Mulai Disalurkan, Target PAD Bangkalan Jadi Perhatian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>BANGKALAN, <a href=\"NOLESKABAR.COM\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">NOLESKABAR.COM<\/a>&#8211;<\/strong>Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 sejak awal Februari. Pola ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang umumnya baru dilakukan pada pertengahan hingga akhir tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyerahan SPPT PBB-P2 dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (6\/2\/2026). Pemerintah daerah menyebut percepatan ini sebagai bagian dari upaya penataan administrasi dan perencanaan pendapatan daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBaru tahun ini SPPT PBB-P2 diserahkan di awal Februari. Ini bentuk upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki pelayanan dan memberikan kepastian sejak awal tahun kepada masyarakat,\u201d ujar Lukman Hakim dalam sambutannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, kepala desa diminta segera menyampaikan informasi nilai objek pajak kepada masyarakat agar proses pemungutan tidak menumpuk menjelang akhir tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKepala desa segera melaksanakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait nilai objek pajak yang harus dibayarkan pada 2026,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Lukman, distribusi lebih awal diharapkan memberi waktu lebih panjang bagi wajib pajak untuk memenuhi kewajiban sebelum jatuh tempo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPBB bukan beban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Jika pendapatan daerah kuat, pembangunan juga bisa berjalan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Akhmad Ahadiyan Hamid menjelaskan bahwa pencetakan massal SPPT PBB-P2 2026 telah dilakukan sejak awal Januari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPencetakan SPPT PBB-P2 2026 sudah dilaksanakan sejak Januari, mencakup 18 kecamatan dan 281 desa serta kelurahan,\u201d jelas Ahadiyan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengakui bahwa capaian penerimaan PBB-P2 dalam beberapa tahun terakhir masih belum optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBeberapa tahun terakhir target PBB-P2 memang belum tercapai. Karena itu kami mulai dari awal tahun, mudah-mudahan target tahun ini bisa tercapai,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Bapenda mendorong peran camat dan pemerintah desa sebagai ujung tombak pemungutan PBB-P2, sekaligus membangun sinergi antar pemangku kepentingan agar pendapatan asli daerah dapat lebih terukur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: Syah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANGKALAN, NOLESKABAR.COM&#8211;Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 sejak awal Februari. Pola ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang umumnya baru dilakukan pada pertengahan hingga akhir tahun. Penyerahan SPPT PBB-P2 dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Pendopo Agung Bangkalan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":100,"featured_media":5554,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22,23,171],"tags":[46,3786,6558,307,6187],"class_list":["post-5552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-daerah","category-madura","category-pemerintahan","tag-bangkalan","tag-bangkalan-update","tag-bapenda-bangkalan","tag-berita-bangkalan","tag-berita-madura"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/100"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=5552"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5562,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/5552\/revisions\/5562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/5554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=5552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=5552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/noleskabar.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=5552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}