Drama Overtime! AS Tumbangkan Kanada, Emas Hoki Es Putri Resmi Milik Negeri Paman Sam

2 Min Read
Drama Overtime! AS Tumbangkan Kanada, Emas Hoki Es Putri Resmi Milik Negeri Paman Sam (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM- Final panas tersaji di Milano Santagiulia Ice Hockey Arena, Italia. Duel klasik Amerika Serikat versus Kanada kembali membuktikan satu hal: hoki es putri Olimpiade adalah panggung milik dua raksasa ini. Dan kali ini, Amerika Serikat yang tertawa paling akhir.

Tertinggal lebih dulu dan tertekan hampir sepanjang laga, tim AS menunjukkan mental baja. Saat waktu normal menyisakan kurang dari dua menit, sang kapten, Hilary Knight, menjadi penyelamat. Ia membelokkan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Kanada, memaksa skor menjadi 1-1 dan menyeret laga ke babak perpanjangan waktu

.Di momen krusial itulah Megan Keller tampil sebagai pahlawan. Aksi individunya menembus pertahanan lawan berujung gol emas. Skor 2-1 memastikan medali emas Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 menjadi milik Amerika Serikat.

Ini adalah emas ketiga AS di cabang hoki es putri, setelah sebelumnya berjaya pada 1998 dan 2018. Sementara Kanada, yang sudah mengoleksi lima emas, kali ini harus puas sebagai runner-up.Bagi Knight yang kini berusia 36 tahun, kemenangan ini terasa seperti akhir yang ditulis sempurna.

Ia telah mengumumkan akan pensiun usai turnamen ini. Menutup karier Olimpiade dengan mengalahkan Kanada rival abadi adalah skenario paling dramatis yang bisa dibayangkan.

Rivalitas AS-Kanada memang sudah menjadi “warisan” Olimpiade sejak hoki es putri pertama kali dipertandingkan pada 1998. Dari delapan final yang pernah digelar, tujuh di antaranya mempertemukan dua negara ini. Lima edisi terakhir bahkan selalu mempertemukan mereka di partai puncak.

Kanada sempat memimpin lebih dulu lewat gol Kristin O’Neill pada periode kedua dalam situasi penalti. Momentum itu membuat AS tertekan. Namun memasuki periode ketiga, tekanan tanpa henti akhirnya berbuah gol penyama kedudukan sebelum Keller mematikan harapan Kanada di overtime.Sementara itu, medali perunggu direbut Swiss setelah menaklukkan Swedia 2-1, juga lewat perpanjangan waktu. Ini menjadi perunggu kedua Swiss setelah pencapaian serupa pada 2014.

Final ini menegaskan satu hal: dominasi mungkin bisa berganti, tetapi rivalitas tak pernah mati. Di Milan-Cortina 2026, Amerika Serikat membuktikan mental juara mereka belum pudar dan Kanada dipaksa menunggu empat tahun lagi untuk membalas.

Penulis:NL

Share This Article