JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Fiorentina berhasil mentas dari zona merah klasemen sementara Liga Italia 2025/26 setelah menundukkan Pisa dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-26. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Artemio Franchi, Florence.
Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Fiorentina dalam upaya mereka menjauh dari ancaman degradasi. Tambahan tiga poin membuat La Viola kembali memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
Pemain depan Fiorentina, Moise Kean, tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol semata wayang pada menit ke-13. Gol tersebut tercipta berkat penyelesaian apik yang tak mampu dibendung kiper lawan, sebagaimana dicatat laman resmi Serie A.
Berkat hasil ini, Fiorentina kini naik ke peringkat ke-16 dengan koleksi 24 poin dari 26 pertandingan. Mereka memiliki poin yang sama dengan tim di zona degradasi, namun unggul dalam selisih gol.
Sementara itu, Pisa masih harus berjuang keras untuk keluar dari zona merah. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi ke-19 dengan 15 poin, terpaut sembilan angka dari batas aman.
Sejak awal pertandingan, Fiorentina tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan intens yang mereka berikan akhirnya membuahkan hasil melalui gol cepat Kean di menit ke-13.
Setelah unggul, Fiorentina tetap berusaha menambah keunggulan. Kean sempat memperoleh peluang emas lewat sundulan, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Pisa.
Pada babak kedua, Fiorentina kembali mendominasi permainan. Tendangan bebas yang dilepaskan Nicolo Fagioli sempat mengancam, tetapi berhasil diamankan oleh kiper Pisa, Nicolas Andrade.
Pisa mencoba bangkit dan memberikan perlawanan. Salah satu peluang terbaik mereka hadir melalui tembakan Antonio Caracciolo, namun bola masih melebar dari sasaran.
Di sisa waktu pertandingan, Fiorentina terus menggempur pertahanan Pisa, termasuk lewat peluang tambahan dari Kean yang kembali digagalkan Nicolas. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan Fiorentina meraih kemenangan krusial dalam perjuangan mereka bertahan di Serie A.
