LAMPUNG,NOLESKABAR.COM– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Lampung Barat pada Sabtu (7/3/2026) pukul 13.42 WIB. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di darat dengan kedalaman dangkal sekitar 2 kilometer.
Pusat gempa tercatat berada sekitar 35 kilometer arah tenggara Lampung Barat, pada koordinat 5,25 Lintang Selatan dan 104,28 Bujur Timur. Lokasi episentrum yang berada di daratan serta kedalaman yang relatif dangkal menyebabkan getaran lebih terasa di permukaan.
BMKG mencatat intensitas guncangan dirasakan di wilayah Bengkunat dengan skala II pada Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada tingkat ini, getaran umumnya hanya dirasakan oleh sebagian orang dan menyebabkan benda ringan yang digantung berayun, tanpa menimbulkan kerusakan berarti pada bangunan.
Gempa ini termasuk dalam kategori gempa berkekuatan sedang, namun karena berada di kedalaman yang sangat dangkal, energi getaran lebih cepat merambat ke permukaan tanah. Kondisi tersebut menjadi faktor utama mengapa gempa terasa jelas meskipun magnitudonya tidak terlalu besar.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di daratan. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Gempa susulan biasanya memiliki kekuatan lebih kecil dibandingkan gempa utama, tetapi tetap dapat memicu getaran tambahan yang terasa di beberapa wilayah sekitar pusat gempa. Oleh sebab itu, pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Lampung merupakan daerah yang memiliki tingkat aktivitas tektonik cukup tinggi karena dipengaruhi oleh pergerakan lempeng dan sistem patahan aktif di wilayah Sumatra. Kondisi ini membuat potensi gempa bumi dapat terjadi sewaktu-waktu dengan variasi kekuatan yang berbeda.
Dengan terjadinya gempa ini, pihak terkait kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana, terutama di kawasan yang masuk zona rawan gempa. Informasi lanjutan akan disampaikan apabila terdapat perkembangan terbaru terkait aktivitas seismik maupun dampak yang muncul setelah kejadian tersebut.
Penulis: Adi
