NOLESKABAR.COM– Gonzalo García Torres menjadi sorotan setelah tampil menawan meski Real Madrid kalah 3-2 dari Albacete Balompié di babak 16 besar. Golnya pada menit 90+1’ menunjukkan kemampuan mencetak gol di momen krusial dan mental yang tak mudah runtuh.
Lahir pada 24 Maret 2004 di Madrid, Spanyol, Gonzalo kini berusia 21 tahun. Dengan tinggi 1,82 meter, ia memiliki postur ideal sebagai penyerang yang kuat di udara sekaligus lincah dalam pergerakan di depan gawang.
Gonzalo berposisi sebagai penyerang dan mengenakan nomor 7 di Real Madrid B (Castilla). Perannya di tim junior maupun senior membuktikan kepercayaan klub terhadap bakat mudanya yang terus diasah.
Perjalanan kariernya dimulai sejak usia dini. Gonzalo meniti karier junior di SEK, Club Santa Bárbara, dan Jarama Race sebelum bergabung dengan akademi Real Madrid pada 2014 hingga 2018.
Ia sempat menimba pengalaman di RCD Mallorca pada 2018–2019, lalu kembali ke Real Madrid pada 2019, menegaskan komitmennya untuk berkembang di klub elit Spanyol.
Di level senior, Gonzalo bermain untuk Real Madrid B sejak 2022 dan mencetak 30 gol dari 70 penampilan, menunjukkan konsistensi dan produktivitasnya sebagai penyerang muda yang menjanjikan.
Debutnya di tim utama Real Madrid terjadi pada 2023, dengan total 8 penampilan hingga kini. Meskipun belum mencetak gol di level tim utama, performanya tetap mendapat perhatian pengamat dan penggemar.
Gonzalo juga memperkuat tim nasional Spanyol di level junior, termasuk U-18, U-19, dan kini U-21, menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda potensial Spanyol yang patut diperhitungkan.
Golnya ke gawang Albacete menunjukkan mental juara dan kemampuan mencetak gol di tekanan tinggi. Para pengamat menilai Gonzalo memiliki kombinasi kecepatan, teknik, dan kemampuan membaca permainan, kualitas yang langka di pemain muda.
Dengan bakat dan dedikasinya, Gonzalo García Torres menjadi harapan Real Madrid dan sepak bola Spanyol, berpotensi menjadi bintang baru yang bisa menginspirasi generasi berikutnya.
