Gus Yahya Sebut Seluruh Unsur NU Bakal Hadiri Harlah Ke-100

3 Min Read
Gus Yahya Sebut Seluruh Unsur NU Bakal Hadiri Harlah Ke-100 (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), memastikan seluruh unsur Nahdlatul Ulama (NU) akan hadir dalam resepsi Harlah ke-100 NU versi Masehi, yang digelar besok, Sabtu (31/1/2026), di Istora Senayan, Jakarta.

Kehadiran seluruh unsur NU ini juga dikuatkan dan didorong oleh Rais Syuriyah PBNU, Muhammad Nuh, saat Rapat Pleno PBNU pada Kamis (29/1/2026).

“Pak Muhammad Nuh menyerukan agar semua hadir berpartisipasi di puncak resepsi peringatan Harlah 100 tahun NU, besok pagi pukul 09.00,” ujar Gus Yahya saat konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta. Jumat, 30 Januari 2026.

Gus Yahya menegaskan, seluruh kepengurusan PBNU, mulai mustasyar, syuriyah, tanfidziyah, a’wan, hingga lembaga dan badan otonom, akan hadir dalam acara tersebut.

“Alhamdulillah persiapan sudah lengkap. Seluruh jajaran PBNU akan hadir sebagai partisipan nanti,” kata Gus Yahya.

Ia optimis seluruh unsur PBNU akan berpartisipasi penuh, menekankan bahwa NU kini kembali bersatu.

“Semuanya sudah menyatakan kembali guyub lagi. Pak Muhammad Nuh menyerukan supaya semua ikut hadir resepsi Harlah ke-100 NU besok pagi,” jelas Gus Yahya.

Selain itu, perwakilan 38 Pengurus Wilayah NU (PWNU) dan sekitar 500 Pengurus Cabang NU (PCNU) juga telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

“Sebagian besar peserta sudah tiba dan menyiapkan diri di pusat penginapan di Hotel Sultan Jakarta,” ujar Gus Yahya.

Ia memperkirakan jumlah peserta dan jamaah yang hadir mencapai 8.000–10.000 orang, dengan tambahan instrumen di luar Istora Senayan untuk menampung semua peserta.

Menurut Gus Yahya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta menteri, pimpinan lembaga negara, dan duta besar negara sahabat juga diundang.

“Mudah-mudahan Bapak Presiden bisa hadir bersama kami. Semua teknis sudah dikoordinasikan, termasuk dengan Paspampres,” kata Gus Yahya. Kata kunci: Gus Yahya, Harlah ke-100, Indonesia.

Sebagai rangkaian Harlah ke-100 NU, PBNU telah menggelar sejumlah kegiatan, termasuk Halaqah Road Map 25 Tahun NU di Makassar pada 25 Januari 2026.

Selain itu, Jumat (30/1/2026), PBNU menggelar Inisiatif Program NU dengan Harvest Corporation di Hotel JW Marriot Jakarta, berupa Syariah Double Services, membangun basis pelayanan syariah global.

Gus Yahya menyampaikan tema Harlah ke-100 NU, yang ditetapkan 21 Agustus 2025: “Mengawal Indonesia Merdeka menuju Peradaban Mulia. Visi NU sejalan dengan proklamasi kemerdekaan, yaitu memperjuangkan peradaban mulia,” ujar Gus Yahya.

Ia menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hanya untuk bangsa sendiri, tetapi juga untuk seluruh umat manusia.

“Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan dan pri-keadilan,” ujar Gus Yahya mengutip Pembukaan UUD 1945.

NU lahir pada 16 Rajab 1344 H bertepatan dengan 31 Januari 1926 M. Sebelumnya, pada 2023, NU merayakan harlah satu abad versi Hijriah di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Sekarang kita akan peringati 100 tahun menurut kalender Masehi,” pungkas Gus Yahya.

Penulis: M. Hadi

Share This Article