JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi milik PT Pertamina kembali mengalami penyesuaian harga mulai 1 Maret 2026. Kenaikan ini berlaku untuk sejumlah produk, termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex.
Penyesuaian harga tersebut diumumkan melalui laman resmi Pertamina Patra Niaga. Kenaikan bervariasi tergantung jenis BBM dan wilayah penjualan.
Untuk wilayah Jakarta, Jawa–Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax kini dipatok Rp12.300 per liter. Harga tersebut naik Rp500 dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp11.800 per liter.
Produk lain juga ikut mengalami kenaikan. Pertamax Turbo kini dibanderol Rp13.100 per liter, atau naik Rp400 dari harga sebelumnya Rp12.700 per liter. Sementara itu, Pertamax Green mengalami penyesuaian menjadi Rp12.900 per liter dari sebelumnya Rp12.450 per liter.
Kenaikan juga berlaku untuk jenis diesel nonsubsidi. Dexlite kini dijual Rp14.200 per liter, naik dari Rp13.250 per liter. Sedangkan Pertamina Dex dipatok Rp14.500 per liter, meningkat dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Meski harga BBM nonsubsidi naik, tarif BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap bertahan di Rp10.000 per liter dan Biosolar berada di angka Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga ini diperkirakan mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar energi global yang terus berfluktuasi.
