JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penutupan pada 8.900,58 pada Selasa (27/1/2026) pukul 09.10 WIB, sedikit turun dibandingkan level sebelumnya 8.975,33.
Pergerakan ini mencerminkan sentimen hati-hati di pasar menjelang laporan keuangan kuartal pertama dan data ekonomi global.Indeks saham unggulan LQ45 berada di level 875,52, naik 0,78% sementara IDX30 naik 1,08% ke 445,70. Hal ini menunjukkan sebagian saham blue chip masih menarik perhatian investor meski IHSG terkoreksi.
Pasar Asia lainnya menunjukkan kinerja beragam: Nikkei 225 di Jepang bergerak stagnan pada 52.856,95 (+0,054%), sedangkan Hang Seng di Hong Kong turun 1,01% ke 27.037,19. KOSPI Korea Selatan mencatat kenaikan signifikan 1,38% ke 5.017,95, menunjukan sentimen positif di beberapa sektor teknologi dan ekspor.
Di pasar Amerika Serikat, indeks utama juga bergerak mixed: Dow Jones Industrial Average turun 0,64% ke 49.412,40, S&P 500 naik 0,50% ke 6.950,23, sementara DAX Jerman sedikit menguat 0,13% ke 24.933,08.Sementara itu, SRI-Kehati yang mencerminkan saham-saham berkelanjutan naik 1,10% ke 384,10, dan PEFINDO i-Grade bergerak stabil di level 228,78 (+0,42%).
Kondisi ini mencerminkan minat investor terhadap saham berkualitas dan instrumen obligasi dengan peringkat aman.Analis pasar menyebutkan meskipun IHSG mengalami koreksi tipis, aktivitas perdagangan di saham unggulan masih tinggi. Investor dianjurkan tetap memperhatikan volatilitas global dan aksi investor asing dalam menentukan strategi investasi.
Editor: Sultoni
