BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Insiden kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Raya Gunung Gigir, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026) siang.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah mobil Suzuki Grand Vitara berpelat nomor X 3-67 yang diduga merupakan kendaraan dinas milik anggota kepolisian di wilayah Madura. Mobil itu bertabrakan dengan sepeda motor matik bernomor polisi S 5165 IC yang dikendarai S (42), warga Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, mobil tersebut melaju dari arah Sumenep dan hendak menuju Polda Jawa Timur untuk menghadiri agenda rapat. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan roda empat itu diduga melebar ke sisi kanan jalan.
“Diduga mobil terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan motor dari arah berlawanan,” ujar sumber tersebut.
Benturan keras tak terhindarkan. Motor korban dilaporkan mengalami kerusakan parah. Sementara pengendaranya meninggal dunia di tempat akibat luka serius yang diderita.
Mobil berwarna abu-abu tersebut juga dilaporkan sempat terguling ke sisi seberang jalan setelah benturan terjadi. Sejumlah pria terlihat keluar dari dalam kendaraan tak lama setelah kecelakaan.
Saksi mata di lokasi, Rofi’i, menyebut kondisi sepeda motor korban hancur di bagian depan. “Mobilnya sampai terguling. Motor korban rusak berat, kemungkinan tertabrak cukup keras,” katanya.
Informasi lain menyebutkan mobil tersebut dikemudikan seorang sopir dan membawa salah satu pejabat di jajaran Polres wilayah Madura. Dugaan sementara, pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi pasti maupun status kendaraan tersebut. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan aparat untuk memastikan penyebab pasti serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan satu orang tersebut.
