JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Atmosfer panas menyelimuti Old Trafford saat Manchester United menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, Minggu (1/3/2026). Di hadapan 73.934 penonton, Setan Merah dipaksa bekerja ekstra keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan dramatis 2-1 lewat comeback penuh emosi.
Laga baru berjalan empat menit, publik tuan rumah langsung terdiam. M. Lacroix mencetak gol cepat untuk Crystal Palace setelah memanfaatkan umpan B. Johnson. Pertahanan Manchester United terlihat lengah, dan Palace tanpa ampun mencuri keunggulan 0-1. Gol itu menjadi tamparan keras bagi tuan rumah yang tampil dengan ambisi besar mengamankan tiga poin.
Sepanjang babak pertama, Manchester United berusaha mengambil alih kendali permainan. Bruno Fernandes mencoba mengatur tempo dan membongkar pertahanan lawan, namun rapatnya barisan belakang Palace membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol. Hingga turun minum, skor tetap 0-1 dan tekanan mulai terasa di kubu tuan rumah.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Duel-duel keras tak terhindarkan. Titik balik terjadi pada menit ke-56 ketika M. Lacroix diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras. Dari pahlawan menjadi pesakitan, bek Palace itu meninggalkan timnya dalam situasi sulit karena harus bermain dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Manchester United. Satu menit berselang, wasit menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor menunjukkan kelasnya. Sepakan penaltinya pada menit ke-57 sukses mengecoh kiper Palace. Skor berubah menjadi 1-1 dan stadion bergemuruh.
Gol penyeimbang itu seperti menyulut api semangat di tubuh para pemain Setan Merah. Tekanan terus digencarkan. Palace yang kehilangan satu pemain mulai kewalahan menghadapi gelombang serangan bertubi-tubi.
Puncaknya datang pada menit ke-65. Bruno Fernandes kembali menjadi aktor penting lewat umpan terukur yang membelah pertahanan Palace. B. Šeško menyambut bola dengan penyelesaian klinis dan mengubah skor menjadi 2-1. Old Trafford meledak dalam euforia.
Dari tertinggal lebih dulu, Manchester United sukses membalikkan keadaan dalam tempo kurang dari 10 menit. Ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan bukti mentalitas dan determinasi saat berada di bawah tekanan.
Di sisa waktu pertandingan, Palace berusaha mencuri peluang lewat serangan balik cepat meski bermain dengan 10 orang. Namun lini belakang United tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-1 bertahan dan tiga poin mutlak menjadi milik tuan rumah.
Kemenangan ini mempertegas ambisi Manchester United dalam persaingan papan atas musim ini. Comeback penuh drama ini juga menjadi peringatan bagi para rival bahwa Setan Merah belum habis — bahkan ketika sempat terpojok, mereka mampu bangkit dan menggigit balik dengan ganas.
