Operasi Gabungan TNI-Polri Lumpuhkan Anggota KKB di Nabire

2 Min Read
Operasi Gabungan TNI-Polri Lumpuhkan Anggota KKB di Nabire

JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Operasi gabungan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil melumpuhkan satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam sebuah penyergapan di wilayah Bukit Signal, sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Rabu (18/3/2026).

Operasi tersebut melibatkan Satgas Rajawali Mambri TNI bersama Satgas Operasi Damai Cartenz Polri yang selama ini intensif melakukan patroli dan penindakan terhadap kelompok bersenjata di wilayah rawan. Penindakan dilakukan secara terukur setelah aparat melakukan pemantauan dan pengejaran terhadap target.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa anggota KKB yang dilumpuhkan adalah Hurbianus Mirip. Ia diketahui merupakan bagian dari kelompok Kodap III D Dulla yang dipimpin Aibon Kogoya dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2025.

Menurut Yusuf, Hurbianus diduga kuat terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Nabire dan Paniai. Salah satu aksi yang menonjol adalah pembunuhan dua personel Brimob pada Agustus 2025 yang disertai perampasan senjata api.

Selain itu, kelompok tersebut juga disebut terlibat dalam penembakan terhadap warga dan aparat di Kali Semen pada Oktober 2025 serta aksi pemalangan jalan di ruas Trans Nabire–Paniai. Mereka juga tercatat pernah terlibat kontak tembak dengan aparat di kawasan Bukit Doa pada November 2025.

Aksi kekerasan lainnya terjadi pada Februari 2026 saat kelompok tersebut menyerang pos pengamanan TNI di area PT Kristalin. Serangan itu mengakibatkan satu personel TNI dan satu warga sipil meninggal dunia serta hilangnya sejumlah senjata api milik aparat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan bahwa TNI-Polri akan terus meningkatkan operasi untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah. Ia memastikan aparat akan bertindak tegas terhadap setiap ancaman yang mengganggu keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Aparat juga meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif

Share This Article