Parkir Berlangganan di Bangkalan Aktif, DPRD: Jangan Sampai Ada Pungli

2 Min Read
Parkir Berlangganan di Bangkalan Aktif, DPRD: Jangan Sampai Ada Pungli (Ilustrasi)

BANGKALAN, NOLESKABAR.COM– Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, meminta pemerintah daerah harus menjalankan program parkir berlangganan dengan profesional, tanpa ada pungutan liar bagi warga.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Komisi 1 itu menanggapi kebijakan parkir berlangganan yang kembali diberlakukan bagi kendaraan bermotor berpelat nomor Bangkalan (M).

“Parkir berlangganan ini untuk memperbaiki sistem parkir tepi jalan yang selama ini sering menimbulkan keluhan. Harapannya, tidak ada lagi pungli bagi masyarakat Bangkalan yang sudah membayar retribusi melalui pajak kendaraan,” tegas Nur Hakim, Selasa (6/1/2026).

Politisi PDI-P ini menekankan Dishub dan juru parkir harus benar-benar profesional. “Warga yang sudah membayar pajak kendaraan tidak boleh dipungut biaya tambahan. Semua harus jelas, transparan, dan sesuai aturan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Mohamad Hasan Faisol, menjelaskan seluruh kendaraan berpelat Bangkalan otomatis terdaftar sebagai peserta parkir berlangganan karena biaya parkir sudah termasuk dalam pajak kendaraan bermotor.

“Parkir berlangganan berlaku di akses jalan milik pemerintah, seperti jalan umum, jalan protokol, bahu jalan, dan trotoar. Sementara parkir di lahan usaha atau toko tidak termasuk,” jelas Hasan Faisol. Ia pun menegaskan warga tidak perlu membayar lagi jika masih dipungut biaya parkir di lokasi yang termasuk program berlangganan.

Untuk memudahkan pengawasan, Dishub Bangkalan menyiapkan stiker khusus bagi kendaraan yang telah memperpanjang pajak. Stiker ini menjadi tanda resmi peserta parkir berlangganan.

Kawasan Alun-alun Bangkalan juga termasuk dalam program ini, namun ada pengecualian saat ada kegiatan khusus seperti car free day.

Nur Hakim menegaskan DPRD akan terus memantau implementasi kebijakan ini agar Dishub dan juru parkir menjalankan tugas sesuai aturan. “Parkir berlangganan bukan sekadar program administratif, tapi langkah penting membangun kepercayaan warga terhadap tata kelola parkir di Bangkalan,” pungkasnya.

Penulis: Abdi

Share This Article