JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Pemerintah menghadirkan kemudahan akses bagi masyarakat untuk menikmati bazar rakyat bertajuk Istana Untuk Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Melalui layanan bus antar-jemput hingga tingkat lingkungan RT/RW, warga dapat menghadiri acara tanpa terbebani biaya transportasi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa mobilisasi warga dilakukan secara terorganisasi melalui pendataan oleh ketua RT dan RW. Warga yang berangkat bersama keluarga dijemput menggunakan bus yang disediakan, kemudian diantar kembali ke lokasi asal setelah kegiatan selesai.
Menurut Teddy, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan suasana Lebaran yang inklusif dan merata. Tidak hanya bagi mereka yang mudik, tetapi juga masyarakat yang tetap berada di ibu kota atau baru kembali dari kampung halaman.
Selain mempermudah akses, program ini juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok seperti sembako dan sandang dengan harga terjangkau. Di sisi lain, masyarakat juga dapat menikmati hiburan rakyat yang digelar di area Monas, mulai dari pertunjukan musik hingga suasana malam yang meriah.
Antusiasme warga terhadap kegiatan ini terlihat dari tingginya jumlah pengunjung. Meski antrean sempat memanjang, suasana tetap kondusif dan penuh semangat kebersamaan. Banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk bersantai sambil menikmati rangkaian hiburan yang tersedia.
Pemerintah menilai skema antar-jemput ini efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Ke depan, konsep serupa berpotensi diterapkan kembali dalam berbagai kegiatan publik guna memperluas akses dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
