Pemkot Surabaya Libatkan BPK Selidiki Dugaan Penyelewengan Beasiswa

1 Min Read
Pemkot Surabaya Libatkan BPK Selidiki Dugaan Penyelewengan Beasiswa (Ilustrasi)

SURABAYA, NOLESKABAR.COM– Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun tangan menelusuri dugaan penyelewengan Program Beasiswa Pemuda Tangguh yang disinyalir justru dinikmati oleh anak pejabat.

Permintaan tersebut disampaikan Eri pada Kamis (22/1/2026), menyusul mencuatnya temuan adanya penerima beasiswa yang tidak sesuai kriteria dan berpotensi melanggar prinsip keadilan serta transparansi.

Eri menegaskan, program Beasiswa Pemuda Tangguh sejatinya diperuntukkan bagi warga Surabaya dari keluarga kurang mampu dan berprestasi. Karena itu, jika benar terdapat penyimpangan, maka hal tersebut dinilai mencederai tujuan utama program bantuan pendidikan.

“Kami minta BPK ikut menelusuri agar semuanya terang-benderang. Jika ada yang tidak sesuai aturan, harus dikoreksi dan ditindak,” tegas Eri. Dikutip dari beritajatim. Sabtu, 24 Januari 2026.

Pemkot Surabaya, lanjutnya, berkomitmen menjaga integritas seluruh program bantuan sosial dan pendidikan agar tepat sasaran serta tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki akses kekuasaan.

Dugaan ini memicu sorotan publik, mengingat program beasiswa tersebut dibiayai dari APBD dan menjadi salah satu andalan Pemkot dalam meningkatkan akses pendidikan bagi pemuda kurang mampu di Kota Pahlawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah penerima bermasalah maupun identitas pihak-pihak yang diduga terlibat.

Editor: Adi

Share This Article