JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap ambisi besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia: mendirikan 10 universitas baru berstandar internasional. Rencana ini tengah dimatangkan lewat negosiasi langsung dengan kampus-kampus terbaik di Eropa, Inggris Raya, dan Amerika Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berbicara dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Prabowo Subianto.
“Saya sedang membangun 10 universitas baru dan saat ini berdiskusi serta bernegosiasi dengan universitas universitas terbaik di Eropa, Inggris, dan Amerika Utara untuk menciptakan kampus bertaraf internasional,” ujar Prabowo.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk mempercepat transformasi pendidikan tinggi Indonesia, sekaligus menjawab tantangan global di bidang sains, teknologi, dan kesehatan. Sebelumnya, Prabowo juga menyebut rencana pembangunan universitas kedokteran dan sains, dengan target mulai menerima mahasiswa pada 2028.
Tak hanya pendidikan tinggi, Prabowo juga menyoroti program Sekolah Rakyat yang dirancang khusus untuk memutus rantai kemiskinan. Hingga kini, 166 Sekolah Rakyat telah diresmikan, dan pemerintah menargetkan pembangunan 500 sekolah berasrama di seluruh Indonesia.
Menariknya, Sekolah Rakyat ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak dari desil terbawah masyarakat. Menurut Prabowo, konsep tersebut sengaja dibalik dari kebiasaan umum.
“Biasanya sekolah berasrama hanya untuk anak-anak dari keluarga mampu. Sekarang justru kami bangun sekolah berasrama untuk mereka yang sangat miskin,” tegasnya.
Dalam forum internasional itu, Prabowo juga menyinggung fenomena lingkaran kemiskinan yang masih menghantui negara-negara Global South, termasuk Indonesia.
“Anak petani miskin akan menjadi petani miskin. Anak pemulung akan menjadi pemulung. Inilah lingkaran kemiskinan di negara-negara dunia ketiga. Saya bertekad untuk memutus rantai itu,” ujar Prabowo dengan nada tegas.
Melalui pembangunan universitas kelas dunia dan perluasan Sekolah Rakyat, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan adalah senjata utama Indonesia untuk keluar dari jebakan kemiskinan struktural dan bersaing di panggung global
