BANGKALAN,NOLESKABAR.COM- Kepemimpinan Polres Bangkalan resmi memasuki babak baru. AKBP Wibowo dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Bangkalan, menggantikan AKBP Hendro Sukmono.
Pergantian ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan hadirnya sosok perwira lapangan dengan pengalaman panjang lintas wilayah dan bidang operasional.
AKBP Wibowo merupakan perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2005. Ia dikenal sebagai figur yang tumbuh dari bawah, ditempa langsung oleh dinamika tugas di lapangan. Menariknya, ia satu angkatan dengan pendahulunya, AKBP Hendro Sukmono, dan pernah bertugas bersama di lingkungan Polda Jawa Timur.
Lahir di Nganjuk, Jawa Timur, Wibowo memiliki kedekatan kultural dengan masyarakat Madura dan kawasan tapal kuda. Latar belakang ini membuatnya tidak asing dengan karakter masyarakat Bangkalan yang religius, terbuka, namun menjunjung tinggi harga diri dan kehormatan.
Usai lulus Akpol, ia mengawali pengabdian di Polda Jawa Timur sebelum melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Bekal akademik tersebut kemudian dipadukan dengan pengalaman lapangan yang panjang, terutama saat ia bertugas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Selama kurang lebih 11 tahun berdinas di Banjarmasin, AKBP Wibowo mengemban berbagai penugasan strategis, termasuk menjabat sebagai Kasat Lantas. Dari posisi ini, ia banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat, mengasah kemampuan pengendalian lalu lintas, penegakan hukum, hingga pelayanan publik berbasis humanisme.
Kariernya kemudian berlanjut ke wilayah timur Indonesia. Ia dipercaya menjabat sebagai KBO Ditlantas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) selama satu tahun. Penugasan ini memperkaya perspektifnya dalam memimpin di daerah dengan tantangan geografis dan sosial yang beragam.
Kembali ke Jawa Timur, Wibowo mendapat kepercayaan sebagai Kabag Ops. Jabatan ini menempatkannya pada peran strategis dalam perencanaan dan pengendalian operasi kepolisian, mulai dari pengamanan kamtibmas hingga penanganan situasi kontinjensi.
Dengan bekal pengalaman tersebut, AKBP Wibowo menegaskan komitmennya memimpin Polres Bangkalan secara profesional, presisi, dan humanis. Ia menekankan pentingnya kesinambungan program yang telah berjalan, sembari melakukan penguatan sesuai kebutuhan daerah.
“Kebijakan kepolisian di Bangkalan akan kami selaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun tetap disesuaikan dengan dinamika sosial dan budaya masyarakat setempat,” ujar Wibowo.
Sebagai pimpinan baru di Kota Dzikir dan Sholawat, suami dari Tifani Wibowo ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, serta menghadirkan rasa aman yang berkelanjutan.
Sementara itu, AKBP Hendro Sukmono dalam pesan perpisahannya mengajak seluruh elemen masyarakat Bangkalan untuk terus menjaga kerukunan dan menyelesaikan persoalan dengan komunikasi yang baik demi menjaga nama baik daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, Polres Bangkalan diharapkan mampu melanjutkan transformasi pelayanan kepolisian yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
