JAKARTA, NOLESKABAR.COM – PSMS Medan sukses menjaga asa bersaing di papan atas Liga 2 Pegadaian Championship setelah menundukkan Bekasi City FC dengan skor 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat malam (30/1/2026). Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi skuad berjuluk Ayam Kinantan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSMS langsung tampil agresif sejak menit awal. Tim asuhan Eko Purdjianto menunjukkan tekad kuat untuk mengamankan poin penuh demi menjaga peluang menembus zona persaingan teratas klasemen.
Kebuntuan pecah pada menit ke-32 melalui Felipe Cadenazzi. Striker bernomor punggung 91 itu sukses memanfaatkan umpan silang dan menaklukkan kiper Bekasi City, membuat stadion bergemuruh menyambut keunggulan tuan rumah.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Bekasi City mampu merespons cepat lewat gol Saldi pada menit ke-38. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum, mencerminkan ketatnya duel kedua tim.
Memasuki babak kedua, PSMS kembali meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-55 usai Ari Maring dijatuhkan di kotak penalti.
Cadenazzi yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti yang ia lepaskan kembali mengoyak jala Bekasi City dan membawa PSMS unggul 2-1.
Setelah gol tersebut, Bekasi City mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Tekanan demi tekanan dilancarkan, namun lini belakang PSMS tampil disiplin dan solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Berkat kemenangan ini, PSMS Medan naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 26 poin. Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya akan terus fokus menyapu bersih laga kandang.
“Saya tidak ingin pusingkan hasil tim lain. Fokus kami adalah kemenangan sendiri. Finishing masih jadi pekerjaan rumah, dan soal keputusan wasit kami serahkan ke Komdis,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Bekasi City FC, Widyantoro, mengakui keunggulan tuan rumah. Ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski harus pulang tanpa poin.
“Kami menargetkan tiga poin, tapi keberuntungan belum berpihak. Namun saya tetap bangga karena pemain sudah tampil maksimal,” katanya.
