Jakarta,NOLESKABAR.COM– Persaingan Serie A 2025/26 makin sengit. Setelah 20 pertandingan, Inter Milan menegaskan dominasinya di puncak klasemen dengan 46 poin, unggul tipis dari rival sekota, AC Milan, yang mengumpulkan 43 poin. Napoli mengikuti di posisi tiga dengan 40 poin, menunjukkan trio raksasa Italia siap memperebutkan gelar juara.
Inter tampil konsisten dengan 15 kemenangan, 1 seri, dan 4 kekalahan, serta selisih gol impresif +26. Lima laga terakhir mereka menunjukkan performa stabil: Menang, Menang, Menang, Seri, Menang. Lini depan Inter yang tajam dan pertahanan solid menjadi kunci keberhasilan mereka mendominasi Serie A.
AC Milan di posisi kedua juga menunjukkan ketangguhan. Dengan 12 kemenangan, 7 seri, dan 1 kalah, Milan memiliki selisih gol +16. Lima pertandingan terakhir Milan menghasilkan Menang, Menang, Seri, Seri, Menang, menegaskan konsistensi Rossoneri di papan atas dan kesiapan mereka untuk menempel Inter hingga akhir musim.
Di posisi ketiga, Napoli dengan 12 menang, 4 seri, dan 4 kalah, selisih gol +13, masih berpeluang menggoyang dominasi dua tim Milan. Laga-laga terakhir mereka Menang, Menang, Seri, Seri, Seri, menunjukkan performa stabil, meski kadang gagal memaksimalkan peluang.
Juventus menempati posisi empat dengan 39 poin dan selisih gol +16. Tim Bianconeri menunjukkan kebangkitan dengan lima pertandingan terakhir Menang, Menang, Seri, Menang, Menang, memperlihatkan ambisi juara mereka musim ini.
Di zona Eropa, Roma menempati posisi lima (39 poin) dan Como posisi enam (34 poin), dengan peluang lolos ke Liga Champions atau Liga Europa tergantung performa sisa musim. Como menjadi sorotan karena konsistensi mereka di papan tengah atas dengan Menang, Menang, Menang, Seri, Kalah di lima laga terakhir.
Sementara itu, zona degradasi semakin menekan tim-tim seperti Lecce, Fiorentina, Pisa, dan Verona, yang kesulitan mengumpulkan poin. Verona bahkan berada di peringkat 20 dengan 13 poin dan selisih gol -17, berada di ambang kualifikasi degradasi.
Statistik menarik: Inter unggul selisih gol terbesar (+26), sementara Udinese dan Cagliari menunjukkan pertahanan rapuh dengan selisih gol negatif. Persaingan papan atas dan papan bawah Serie A tetap memanas menjelang paruh kedua musim.
Dengan hanya beberapa laga tersisa sebelum putaran kedua, persaingan untuk gelar juara, tiket Liga Champions, dan menghindari degradasi akan semakin sengit. Fans Serie A wajib menatap setiap laga dengan mata tajam, karena posisi tim bisa berubah cepat setiap pekannya.
