SURABAYA, NOLESKABAR.COM – Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana sukses menorehkan prestasi gemilang dengan merebut gelar juara Thailand Masters 2026. Kepastian itu didapat setelah mereka menundukkan pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di partai final yang digelar di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (1/2/2026) siang WIB.
Dalam laga puncak tersebut, Leo/Bagas tampil penuh percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Pasangan senior pelatnas PBSI itu menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-10, 21-17.
Gim pertama berlangsung cukup sengit di awal pertandingan. Kedua pasangan sempat berbagi angka hingga kedudukan imbang 4-4. Namun, setelah itu Leo/Bagas mulai menemukan ritme permainan dan tampil lebih solid.
Pertahanan rapat serta penempatan kok yang akurat membuat Raymond/Joaquin kesulitan mengembangkan permainan. Kesalahan demi kesalahan dari pasangan muda tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Leo/Bagas hingga unggul 11-6 pada interval gim pertama.
Usai jeda, Leo/Bagas terus menekan dan tidak memberi kesempatan lawan bangkit. Mereka menutup gim pembuka dengan kemenangan telak 21-10 hanya dalam waktu 13 menit, menandai dominasi mereka di set pertama.
Memasuki gim kedua, Raymond/Joaquin tampil lebih agresif. Juara Australia Open 2025 itu meningkatkan intensitas serangan dan sempat memimpin jauh, bahkan unggul 10-4 sebelum interval yang berakhir 11-7 untuk keunggulan mereka.
Meski tertinggal, Leo/Bagas menunjukkan mental juara. Perlahan mereka bangkit, menyamakan skor menjadi 12-12, lalu berbalik unggul. Permainan net Leo yang efektif serta ketenangan Bagas di lini belakang menjadi kunci kebangkitan tersebut.
Pertandingan kembali memanas saat Raymond/Joaquin unggul 16-13. Namun, Leo/Bagas tidak panik. Mereka berhasil menyamakan kedudukan 16-16 dan melesat hingga mencapai match point di angka 20-17.
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengapresiasi performa anak asuhnya. “Leo dan Bagas menunjukkan mental juara yang luar biasa. Mereka tidak menyerah meski sempat tertinggal. Ini modal penting untuk turnamen berikutnya,” ujarnya. Kemenangan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor ganda putra menjelang rangkaian turnamen internasional selanjutnya.
