Trump Pastikan Data Center AI Tak Bikin Warga AS Bayar Listrik Mahal

2 Min Read
Trump Pastikan Data Center AI Tak Bikin Warga AS Bayar Listrik Mahal (Ilustrasi)


Jakarta, NOLESKABAR.COM- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjamin pembangunan data center besar-besaran yang tengah dilakukan perusahaan teknologi tidak akan membuat warga AS menanggung biaya listrik lebih tinggi.


Melalui unggahan di Truth Social, Trump menegaskan bahwa kompetisi pembangunan data center untuk pengembangan produk AI tetap harus memperhatikan dampak terhadap masyarakat.


“Saya tak mau warga AS membayar tagihan listrik lebih mahal gara-gara data center. Pemerintahan saya bekerja sama dengan perusahaan teknologi besar untuk memastikan komitmen mereka terhadap warga, dan kami akan mengumumkan hasilnya beberapa pekan ke depan,” ujar Trump.


Pembangunan data center raksasa memang meningkatkan konsumsi energi di sekitarnya. Pada Agustus 2025, tagihan listrik warga AS dilaporkan naik 6 persen dibanding tahun sebelumnya, sebagian karena proyek teknologi besar yang sedang berjalan.


Dalam unggahan terpisah, Trump juga memberikan pujian khusus kepada Microsoft. Menurutnya, perusahaan itu mampu menjaga penggunaan listrik agar tidak membebani konsumen.


“Microsoft bekerja bersama tim saya dan mulai bulan ini akan melakukan perubahan signifikan untuk memastikan konsumsi listrik mereka tidak ‘ditanggung’ oleh warga AS,” tulis Trump.


Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintahan Trump menekan biaya hidup konsumen di tengah harga barang dan jasa yang terus meningkat sejak pengumuman tarif impor April 2025.


Dengan jaminan ini, warga AS diharapkan tetap bisa menikmati kemajuan teknologi AI tanpa harus merogoh kocek lebih dalam untuk listrik, sementara perusahaan teknologi tetap bisa mengembangkan pusat data skala besar dengan aman.

Sumber CNN

Share This Article