Trump Terima Medali Nobel dari Tokoh Oposisi Venezuela di Gedung Putih

3 Min Read
Trump Terima Medali Nobel dari Tokoh Oposisi Venezuela di Gedung Putih (Ilustrasi)

JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima medali Hadiah Nobel Perdamaian dari pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado dalam pertemuan di Gedung Putih, Kamis (15/1/2026).

Dikutip dari Reuters, Medali tersebut diberikan sebagai simbol penghargaan atas peran Trump terhadap isu Venezuela.

Seorang pejabat Gedung Putih memastikan Trump akan menyimpan medali tersebut. Namun, secara resmi status penerima Nobel tetap berada pada Machado dan tidak dapat dialihkan.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menulis, “Maria menyerahkan Hadiah Nobel Perdamaian miliknya kepada saya atas pekerjaan yang telah saya lakukan. Sebuah gestur saling menghormati yang luar biasa.”

Machado menyebut pertemuan dengan Trump berlangsung “sangat baik”. Ia mengatakan pemberian medali itu merupakan bentuk pengakuan atas apa yang ia sebut sebagai komitmen Trump terhadap kebebasan rakyat Venezuela.

Gedung Putih juga merilis foto Trump dan Machado, dengan Trump memegang bingkai emas berisi medali Nobel. Teks foto itu berbunyi, “Sebagai ungkapan terima kasih atas kepemimpinan luar biasa Presiden Donald J. Trump dalam memajukan perdamaian melalui kekuatan.”

Langkah Machado ini dinilai sebagai upaya memengaruhi kebijakan Trump terhadap Venezuela, setelah sebelumnya Trump menolak gagasan untuk mengangkat Machado sebagai pemimpin negara tersebut pasca penangkapan Nicolas Maduro.

Trump diketahui sejak lama tertarik meraih Hadiah Nobel Perdamaian dan pernah secara terbuka menyuarakan kekecewaannya ketika tidak mendapatkannya. Meski demikian, ia menegaskan Machado adalah pemenang sah Nobel tersebut.

Pertemuan makan siang antara Trump dan Machado berlangsung lebih dari satu jam dan menjadi pertemuan langsung pertama keduanya. Usai pertemuan itu, Machado melanjutkan agenda dengan menemui sejumlah senator AS dari Partai Republik dan Demokrat.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Trump menghargai pertemuan tersebut, namun tetap berpandangan realistis bahwa Machado saat ini belum memiliki dukungan politik yang cukup untuk memimpin Venezuela dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Trump menyatakan fokus kebijakannya adalah mengamankan akses Amerika Serikat terhadap minyak Venezuela dan memulihkan perekonomian negara itu. Ia juga beberapa kali memuji Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

Pengamat menilai dinamika ini menunjukkan arah kebijakan Trump yang lebih menitikberatkan kepentingan ekonomi dan stabilitas, ketimbang mendorong proses demokratisasi penuh di Venezuela.

Editor: Sultoni

Share This Article