Halal Bihalal Alumni PMII di Surabaya Jadi Ajang Konsolidasi, Serukan Soliditas Lintas Generasi

By iksan
2 Min Read
Alumni PMII saat halal bihalal di surabaya (Dok. Istimewa)

SURABAYA, NOLESKABAR.COM – Ratusan alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia memadati Aula Yayasan Khadijah, Minggu (26/4/2026) malam.

Tak sekadar ajang silaturahmi, halal bihalal bertajuk Sahabat Mengundang Sahabat ini menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat jejaring dan persatuan lintas generasi.

Mengusung tema Sambung Roso, Sambung Doa; Kembali ke Akar, Menguatkan Langkah Pergerakan, para alumni memanfaatkan momentum ini untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus merumuskan langkah ke depan.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya RKH Mujahid Ansori, Abdullah Sani, Suis Qoim Abdullah, dan Rubaidi. Hadir pula anggota DPD RI AA Ahmad Nawardi serta anggota DPR RI dari Madura, Slamet Ariyadi.

Ketua panitia, Abdul Manab, menegaskan pentingnya menjaga ikatan antaralumni. “Kehadiran para senior dan sahabat lintas generasi malam ini adalah bukti bahwa PMII tidak pernah kehilangan ruh kekeluargaannya,” ujarnya.

“Kami ingin forum ini tidak berhenti pada temu kangen, tetapi menjadi titik awal memperkuat jejaring dan kolaborasi nyata di berbagai bidang.” tambahnya.

Dalam forum tersebut, para tokoh juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika internal maupun eksternal organisasi.

“Kita boleh berbeda jalan, tetapi jangan pernah tercerai dalam tujuan. PMII harus tetap menjadi rumah besar bagi seluruh alumninya,” kata RKH Mujahid

Ansori.Sementara itu, AA Ahmad Nawardi menekankan peran strategis alumni di ruang publik. “Banyak kader PMII yang kini berada di posisi penting.Ini adalah kekuatan besar, tetapi harus diikat dengan komunikasi dan kebersamaan yang kuat,” tuturnya.

Acara diawali dengan doa bersama untuk para pendiri dan tokoh PMII yang telah wafat, dilanjutkan dengan sambutan serta dialog terbuka.

Dalam diskusi tersebut, para alumni membahas tantangan organisasi ke depan, termasuk bagaimana menjaga nilai dasar perjuangan di tengah perubahan zaman.

Menutup kegiatan, seluruh peserta sepakat untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat jejaring alumni.

“Persatuan adalah modal utama kita. Jika ini terjaga, maka kontribusi PMII untuk bangsa akan semakin nyata,” ujar Slamet Ariyadi.

Share This Article