Tak Sekadar Silaturahmi: Pelantikan Alumni Al Hikam Teguhkan Nilai Kesantrian

3 Min Read
Pelantikan pengurus Ikatan Alumni Al Hikam periode 2026–2028 dalam rangka Halal Bi Halal berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai-nilai kesantrian dalam kehidupan bermasyarakat.

BANGKALAN. NOLESKABAR.COM – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa kental dalam rangkaian acara Halal Bi Halal yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Alumni Al Hikam. Kegiatan ini menjadi titik temu yang sarat makna, bukan hanya sebagai ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kembali ikatan batin antar alumni serta meneguhkan nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus baru Alumni Al Hikam. Dengan penuh kesungguhan, para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi, sekaligus menjadi motor penggerak dalam mempererat ukhuwah di antara sesama alumni.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, S.Ag., S.H., M.H., menyampaikan pesan yang sarat makna kepada para alumni. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang diperoleh di pesantren harus tetap hidup dan menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Perjuangan seorang santri tidak berhenti ketika keluar dari pesantren. Justru di tengah masyarakat, termasuk dalam dunia pemerintahan, nilai-nilai kesantrian harus tetap hidup sebagai landasan dalam melayani rakyat dengan adil dan penuh integritas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya menjaga keterhubungan dengan pesantren sebagai sumber keberkahan dan arah moral.

“Semoga kita semua tetap menjadi santri alumni yang muttasil, yaitu mereka yang telah pamit dari pondok, namun tetap terhubung erat secara lahir dan batin,” tambahnya.

Sementara itu, pengasuh pondok, KH. Siraojul Umam Nuruddin, M.Th.I, mengingatkan bahwa hubungan antara guru dan murid adalah ikatan yang tidak akan pernah terputus oleh waktu.

“Hubungan guru dan murid adalah hubungan abadi yang tidak lekang oleh waktu,” tuturnya dengan penuh keteduhan.

Ketua Umum terpilih Alumni Al Hikam, Fathur Rahman, M.Pd, dalam pidatonya menyampaikan arah baru organisasi yang lebih progresif, salah satunya melalui pembentukan biro UMKM sebagai wadah pemberdayaan ekonomi alumni. Ia menegaskan bahwa alumni tidak cukup hanya terikat secara emosional, tetapi juga perlu saling menguatkan secara ekonomi.

“Kami ingin alumni Al Hikam tidak hanya solid dalam kebersamaan, tetapi juga mampu tumbuh secara ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk partisipasi dalam kegiatan OPOP Jawa Timur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebersamaan alumni tidak dibatasi oleh formalitas undangan.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Al Hikam, sejatinya kita tidak perlu menunggu undangan untuk hadir. Kebersamaan ini adalah panggilan hati,” tegasnya, yang disambut antusias oleh para hadirin.

Acara yang dihadiri kurang lebih 300 peserta dari berbagai kalangan alumni dan simpatisan ini kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Momen tersebut menjadi ruang hangat bagi para alumni untuk saling bersalaman, berbagi kisah, serta mengenang perjalanan mereka selama menimba ilmu di pesantren.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, Halal Bi Halal ini menjadi simbol kuat bahwa ikatan Alumni Al Hikam tetap terjaga, tumbuh, dan hidup dalam semangat kebersamaan—menjadi keluarga besar yang senantiasa terhubung, baik secara lahir maupun batin.

Penulis; Mimin

Share This Article