JAKARTA, NOLESKQBAR.COM – Pemerintah terus mempercepat pembangunan 93 gedung permanen untuk program Sekolah Rakyat sebagai upaya strategis memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Menteri Sosial menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan menunjukkan hasil signifikan. Sekitar 69 persen gedung ditargetkan rampung pada Juli 2026 dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pertama. Sementara itu, 24 persen lainnya diharapkan sudah dapat difungsikan dalam waktu dekat.
“Pembangunan ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program Sekolah Rakyat,” ujar Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Pembangunan fasilitas permanen beserta sarana pendukungnya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Selama masa transisi, sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat masih memanfaatkan gedung sementara milik pemerintah pusat dan daerah, termasuk fasilitas dari Kementerian Sosial dan instansi lainnya.
Program ini dirancang dengan kapasitas besar. Setiap gedung permanen nantinya mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Dengan penyelesaian pembangunan ini, pemerintah menargetkan penerimaan 32.000 siswa baru pada tahun ini.
Dengan tambahan tersebut, total siswa Sekolah Rakyat diproyeksikan melampaui 45.000 orang di seluruh Indonesia.
Saat ini, tercatat sebanyak 15.820 anak dari keluarga miskin telah menjadi peserta didik di 166 lokasi Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Dalam perjalanannya, para siswa juga mulai menunjukkan berbagai prestasi di tingkat daerah hingga nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat turut menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian untuk memastikan keberhasilan program ini.
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program prioritas Presiden yang dirancang secara holistik. Konsep pendidikan berbasis asrama dengan fasilitas lengkap memungkinkan siswa mendapatkan pembelajaran dan pembinaan selama 24 jam secara gratis.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan pemutusan rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, sekaligus menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan.
