JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Garuda untuk program Sarjana (S1) bagi siswa berprestasi kelas 12 SMA/SMK/MA tahun ajaran 2025/2026.
Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda Indonesia agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, melalui dukungan pendanaan yang berkelanjutan.
Dalam pengumuman resminya, Kemdiktisaintek menyatakan bahwa pendaftar Beasiswa Garuda wajib memenuhi syarat untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebagai bagian dari proses seleksi awal.
Bagi siswa yang memilih melanjutkan studi ke luar negeri dan memutuskan tidak mengikuti SNBP, diwajibkan melampirkan surat keterangan resmi dari kepala sekolah sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Beasiswa Garuda merupakan hasil kerja sama antara Kemdiktisaintek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dengan pendanaan yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan.
Skema pendanaan dalam program ini dirancang secara komprehensif untuk memastikan keberlanjutan studi penerima beasiswa hingga masa pendidikan berakhir.
Beasiswa ini mencakup seluruh biaya pendidikan, mulai dari biaya pendaftaran, uang kuliah, hingga kebutuhan akademik lain selama masa studi di perguruan tinggi tujuan.
Seorang pejabat Kemdiktisaintek mengatakan, “Beasiswa Garuda diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global serta berkontribusi bagi pembangunan nasional.” Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, Kemdiktisaintek mengimbau para siswa dan pihak sekolah untuk segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan dan mengikuti informasi resmi.
