NOLESKABAR.COM – Selama ini air rebusan jagung kerap langsung dibuang ke wastafel karena dianggap limbah dapur. Padahal, minuman sederhana ini justru disebut-sebut menyimpan manfaat kesehatan yang tidak main-main.
Di sejumlah negara Asia, air rebusan jagung sudah lama dimanfaatkan sebagai minuman tradisional.
Praktisi pengobatan tradisional Vietnam, Dr. Đỗ Minh Tuấn dari Hội Đông y Hà Nội, menyebut air jagung dipercaya membantu mendinginkan tubuh, memperlancar fungsi ginjal, hingga mendukung proses pembuangan racun melalui urin.
Klaim tersebut membuat air rebusan jagung kembali dilirik.Berikut sejumlah manfaat yang ramai diperbincangkan:
Pertama, kandungan vitamin seperti A, B kompleks, C, dan K disebut membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus memperlambat tanda penuaan dini.
Kedua, antioksidan di dalamnya diyakini mendukung fungsi hati dan sistem ekskresi sehingga proses detoksifikasi alami tubuh berjalan lebih optimal.
Ketiga, air jagung dikenal rendah kalori dan bersifat diuretik. Efek ini membantu mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh, meski tidak otomatis membakar lemak tanpa pola hidup sehat.
Keempat, minuman ini juga disebut berpotensi membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah, yang selama ini menjadi pemicu utama penyakit jantung.
Kelima, sifat diuretik dan antiseptiknya dipercaya membantu menjaga kesehatan saluran kemih serta meringankan risiko pembentukan batu ginjal.
Meski begitu, tidak semua orang aman mengonsumsinya. Penderita tekanan darah rendah, hipoglikemia, ibu hamil dengan kondisi tertentu, serta mereka yang memiliki gangguan pembekuan darah disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum rutin meminum air rebusan jagung.
Air yang selama ini dianggap tak berguna itu kini memicu perdebatan: limbah dapur atau minuman herbal penuh manfaat? Yang jelas, sebelum membuangnya lagi, mungkin ada baiknya berpikir dua kali.
Penulis : K_A
