Menkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Aman hingga Akhir 2026

2 Min Read
Menkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Aman hingga Akhir 2026 (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLEKABAR.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026, meskipun tekanan dari kenaikan harga minyak dunia terus berlanjut.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026). Purbaya menegaskan bahwa pemerintah telah menghitung secara matang kemampuan anggaran negara untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi.

“Kami pastikan BBM bersubsidi tidak naik sampai akhir tahun, dengan asumsi harga minyak dunia berada di kisaran 100 dolar AS per barel,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi fluktuasi harga energi global, termasuk skenario jika harga minyak berada di level 80 hingga 100 dolar AS per barel.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga BBM subsidi. “Anggaran sudah kami hitung, masih aman. Jadi tidak perlu panik,” katanya.

Selain mengandalkan APBN, pemerintah memiliki sejumlah cadangan fiskal untuk menjaga stabilitas subsidi energi. Salah satunya adalah dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai sekitar Rp420 triliun, termasuk dana yang tersimpan di sektor perbankan.

Tak hanya itu, potensi penerimaan negara dari sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) juga menjadi bantalan tambahan. Kenaikan harga komoditas seperti minyak dan batu bara di pasar global dinilai dapat meningkatkan pendapatan negara.

Meski demikian, Purbaya mengingatkan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk BBM bersubsidi. Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar dan dapat berubah sesuai dinamika harga minyak dunia.

Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah optimistis stabilitas harga energi tetap terjaga, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Share This Article