SPPG Lajing Arosbaya Resmi Beroperasi, Sasar Ribuan Penerima dan Gerakkan Ekonomi Desa

2 Min Read
SPPG Lajing Arosbaya Resmi Beroperasi, Sasar Ribuan Penerima dan Gerakkan Ekonomi Desa (Ilustrasi)

BANGKALAN,NOLESKABAR.COM– Upaya peningkatan gizi masyarakat di Kabupaten Bangkalan kembali diperkuat dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya.

Program ini tidak hanya difokuskan pada pemenuhan asupan gizi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

SPPG yang dikelola oleh Yayasan Adirasa Mandiri Indonesia ini pada tahap awal menargetkan sekitar 1.500 penerima manfaat. Sasaran program meliputi balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga pelajar sekolah.

Pelaksanaan program dijadwalkan mulai berjalan pada akhir bulan ini dan akan mencakup dua desa, yakni Desa Lajing dan Desa Tengket.

Pemilik Yayasan Adirasa Mandiri Indonesia, Kholifi Aziz, menyatakan kesiapan timnya dalam menjalankan program tersebut secara optimal. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan demi penyempurnaan pelaksanaan di lapangan.

“Kami berkomitmen menjalankan program ini dengan maksimal. Untuk kelompok balita, ibu hamil, dan menyusui ada ratusan penerima, sementara sisanya adalah pelajar. Evaluasi tentu akan terus kami lakukan,” ujarnya.

Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui pelibatan pelaku usaha lokal.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), H. Rawi, yang juga terlibat sebagai investor, menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia menilai SPPG harus mampu menjadi penggerak sektor pertanian dan peternakan di daerah.

“Program ini harus memberi efek luas, bukan hanya soal makanan bergizi. Kita ingin petani dan peternak juga merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, mengingat manfaatnya menyangkut hak masyarakat, khususnya para pelajar.

“Ini menyangkut hak anak-anak. Jangan sampai ada penyimpangan. Program harus berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ke depan, H. Rawi berharap dukungan dari pemerintah daerah terus diperkuat, terutama dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi para investor yang ingin berkontribusi dalam peningkatan gizi masyarakat.

Dengan hadirnya SPPG di Arosbaya, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat meningkat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa.

Share This Article