Waspada! BMKG Warning Pesisir Jawa Timur, Bali, dan NTT Bisa Terdampak Siklon 91S

3 Min Read
Waspada! BMKG Warning Pesisir Jawa Timur, Bali, dan NTT Bisa Terdampak Siklon 91S (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait Bibit Siklon Tropis 91S yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

“Bibit Siklon Tropis 91S mulai terbentuk pada 21 Januari 2026 pukul 06 UTC (pukul 13.00 WIB) di Samudera Hindia selatan NTB,” jelas BMKG dalam keterangannya Jumat, 23 Januari 2026.

BMKG memprediksi, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memantau informasi cuaca secara berkala.

Selain daratan, perairan yang terdampak juga cukup luas. Di antaranya adalah: Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Bali bagian utara dan selatan, Laut Bali, Samudera Hindia selatan Jawa Timur, NTB, Bali, dan Jawa Tengah, serta perairan selatan Kupang-P. Rote.

Wilayah perairan lainnya yang perlu diwaspadai termasuk Perairan Yogyakarta, Kebumen-Purworejo, Cilacap, selatan Jawa Timur, Selat Badung, Selat Alas bagian selatan, Laut Sawu bagian utara dan selatan, Laut Arafuru bagian barat, Laut Flores bagian timur dan utara, serta Selat Ombai.

BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi 2–4 meter, terutama di perairan selatan Jawa, Bali, NTB, dan NTT. Aktivitas perikanan dan transportasi laut disarankan untuk menunda atau mengatur rute agar aman.

Selain gelombang tinggi, angin kencang hingga 40–60 km/jam diprediksi terjadi di wilayah pesisir dan perairan terbuka. Warga di pesisir diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang dan kerusakan ringan pada bangunan.

Para nelayan dan operator kapal tradisional maupun modern diimbau untuk tidak melaut sementara hingga kondisi cuaca membaik. Pemerintah daerah di wilayah terdampak juga diminta siap melakukan evakuasi darurat jika terjadi bencana laut atau banjir rob.

BMKG terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S dan akan mengeluarkan pembaruan berkala. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi melalui website BMKG atau kanal media sosial resmi.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan terdampak badai dan gelombang tinggi.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mempersiapkan perlengkapan darurat, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan diri dan keluarga.

Penulis: Adi

Share This Article