JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah fluktuasi harga emas dunia dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.
Berdasarkan data HargaEmas.com yang diperbarui pukul 08.34 WIB, harga jual emas Antam tercatat naik Rp 21.000 menjadi Rp 2.652.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga mengalami kenaikan Rp 19.000 ke level Rp 2.503.000 per gram.
Kenaikan harga emas domestik sejalan dengan pergerakan harga emas spot dunia. Pada pukul 12.00 WIB, harga emas spot tercatat berada di level Rp 2.495.089 per gram, meski mengalami koreksi harian sebesar Rp 9.161.
Dalam denominasi global, harga emas dunia tercatat di level USD 4.597,50 per troy ounce, melemah USD 15,80. Namun, penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah ke posisi Rp 16.880,03 per dolar AS turut mendorong harga emas dalam negeri tetap berada di zona hijau.
Grafik pergerakan harga emas menunjukkan volatilitas cukup tinggi sepanjang perdagangan. Setelah sempat melemah pada dini hari, harga emas berangsur menguat dan bergerak fluktuatif hingga siang hari.
Penguatan harga emas Antam ini kembali menegaskan posisi emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan internasional.
Analis memperkirakan, harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam waktu dekat, dipengaruhi arah kebijakan moneter global, pergerakan dolar AS, serta sentimen geopolitik
