JAKARTA, NOLESKABAR.COM– Isu penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Lebaran 2026 dibantah tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Lembaga tersebut memastikan program tetap berjalan sesuai rencana pemerintah.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan tidak ada kebijakan untuk menghentikan program tersebut. Ia juga memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak pernah mengeluarkan arahan terkait penghentian MBG setelah Idulfitri.
“Tidak pernah ada keputusan untuk menghentikan MBG setelah Lebaran. Program ini tetap berjalan sesuai rencana,” ujar Dadan.
Menurutnya, kabar yang beredar luas di media sosial bukan berasal dari sumber resmi pemerintah. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas asal-usulnya.
“Saya pastikan informasi itu tidak benar. Kami tidak pernah menerima arahan penghentian dari Presiden,” tegasnya.
Masuk Tahap Perluasan
BGN justru tengah menyiapkan ekspansi layanan secara nasional. Setelah Lebaran, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan meningkat signifikan hingga sekitar 25 ribu unit di berbagai wilayah.
“Yang terjadi justru sebaliknya, kami sedang mempersiapkan perluasan layanan agar jangkauan penerima manfaat semakin luas,” kata Dadan.
Dengan penambahan tersebut, penerima manfaat diproyeksikan mencapai lebih dari 61 juta orang. BGN juga memastikan standar mutu makanan tetap menjadi prioritas utama.
“Kualitas dan standar gizi tetap menjadi perhatian kami. Evaluasi akan terus dilakukan agar program berjalan optimal,” ujarnya.
BGN berharap klarifikasi ini dapat meredam spekulasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai keberlanjutan Program MBG.
Penulis; Amin
