Prabowo Kecam Serangan di Lebanon, Negara Pastikan Hak Prajurit Gugur Terpenuhi

1 Min Read

JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Presiden Prabowo Subianto mengecam keras serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan aksi keji yang merusak nilai-nilai perdamaian dunia.

“Kami mengecam keras setiap tindakan keji yang menyebabkan gugurnya prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.

Ketiga prajurit tersebut diketahui tergabung dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Kepergian mereka menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia.

Prosesi pemakaman para prajurit dilakukan secara militer di berbagai daerah. Salah satunya, Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto.

Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak memastikan negara akan memenuhi seluruh hak para prajurit yang gugur, termasuk memberikan perhatian penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Keluarga prajurit akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI. Negara hadir untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi,” tegasnya.

Peristiwa ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sekaligus menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan prajurit TNI dalam menjalankan tugas di kancah internasional.

Share This Article