JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali mematangkan rencana penerapan sistem transaksi tol nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Setelah uji coba sebelumnya dinilai belum menghasilkan kesimpulan yang komprehensif, sistem ini akan diuji kembali dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa evaluasi terhadap uji coba awal, yang dilakukan di ruas Tol Bali Mandara, menunjukkan perlunya pengujian lanjutan sebelum implementasi penuh. Pemerintah pun bersepakat untuk mengulang uji coba guna memastikan kesiapan teknologi dan sistem pendukung lainnya.
Dalam prosesnya, Kementerian PU tidak berjalan sendiri. Sejumlah lembaga seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya turut dilibatkan. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk teknis dan regulasi.
Uji coba berikutnya direncanakan berlangsung dalam waktu dekat, dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria teknis yang harus dipenuhi oleh penyedia sistem, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Lokasi pengujian pun masih dalam pembahasan, meski Bali dinilai sebagai opsi ideal karena volume lalu lintasnya yang relatif lebih terkendali.
Namun demikian, pemerintah juga membuka kemungkinan uji coba di ruas tol dengan tingkat kepadatan lebih tinggi, seperti di wilayah Trans Jawa atau Jabodetabek. Hal ini penting untuk menguji keandalan sistem dalam kondisi lalu lintas yang lebih kompleks.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menegaskan bahwa penerapan MLFF tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. Setiap tahapan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari integrasi teknologi dengan operator tol, sistem pembayaran melalui penyedia jasa pembayaran, hingga mekanisme penegakan hukum bagi pelanggaran.
Koordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga menjadi perhatian penting. Diperlukan payung hukum yang jelas agar penegakan aturan dalam sistem MLFF dapat berjalan efektif.
Dengan evaluasi menyeluruh dan uji coba lanjutan, pemerintah berharap sistem MLFF nantinya mampu menghadirkan transaksi tol yang lebih cepat, efisien, dan modern bagi masyarakat.
