Bukan Cuma Murid, Guru sampai Petugas Kebersihan Wajib Kebagian MBG

2 Min Read
Bukan Cuma Murid, Guru sampai Petugas Kebersihan Wajib Kebagian MBG (Ilustrasi)

JAKARTA,NOLESKABAR.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak boleh berhenti di meja siswa saja. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa seluruh warga sekolah, mulai dari guru, pegawai tata usaha (TU), hingga petugas kebersihan, berhak menerima MBG.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan ketentuan tersebut sudah diatur secara jelas dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang perluasan penerima MBG. Aturan itu diteken Presiden RI pada Desember 2025.

“Di Perpres sudah jelas tertulis, guru dan tenaga kependidikan dapat. Jadi bukan cuma murid,” kata Nanik saat meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026), dikutip kembali Minggu, 11 Januari 2026 dari Kompas.com.

Menurut Nanik, yang dimaksud tenaga kependidikan mencakup seluruh pegawai di sekolah tanpa terkecuali. Mulai dari staf administrasi hingga petugas kebersihan, semuanya masuk daftar penerima.

“Yang nyapu, yang di TU, semuanya dapat. Tolong dapurnya ditingkatkan,” ujarnya sambil mengingatkan penyedia MBG agar tidak ‘tebang pilih’ saat membagikan makanan.

Tak hanya itu, Nanik juga mengingatkan agar MBG tetap diberikan kepada siswa meskipun hari Sabtu tidak ada kegiatan belajar. Skemanya, makanan bisa dibagikan lebih awal pada hari Jumat dalam bentuk makanan kering.

“Ini hak anak-anak. Sabtu tetap dapat, tapi dikasihnya Jumat. Yang kering ya,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus. Ia menegaskan, MBG adalah hak seluruh ekosistem sekolah, bukan hanya peserta didik.

“Jangan cuma muridnya saja. Guru sama semua yang kerja di sekolah juga,” kata pria yang akrab disapa Benny itu.

Saat peninjauan, Benny bahkan menemukan fakta bahwa para guru di SMK Negeri 1 Jakarta belum menerima MBG, sementara siswa sudah lebih dulu menikmati program tersebut. Padahal, jumlah guru dan pegawai di sekolah itu mencapai 118 orang.

“Keputusan presiden sudah jelas menambah penerima. Jangan sampai murid makan, gurunya cuma nonton,” ujar Benny.

Ia pun meminta agar ke depan, distribusi MBG dilakukan secara menyeluruh dan adil. “Supaya semua yang ada di sekolah bisa ikut merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Editor: Sultoni

Share This Article