Bangkalan Bidik Kuota Khusus PKP, Akses Kuliah Vokasi Diperluas

2 Min Read
Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Bangkalan, Chk Karyadinata saat menyerahkan surat pengajuan terhadap PKP (Foto/Istimewa)

NOLESKABAR.COM, BANGKALAN- Pemerintah Kabupaten Bangkalan secara resmi mengajukan kuota khusus mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (PKP) bagi putra-putri daerah sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan.

Pengajuan tersebut dilakukan melalui surat resmi bupati yang diserahkan kepada pihak PKP Sidoarjo pada Selasa, 27 Januari 2026, sekaligus membuka peluang kerja sama kelembagaan antara Pemkab Bangkalan dan institusi pendidikan vokasi tersebut.

Dalam pertemuan itu, PKP menyampaikan peluang beasiswa 100 persen bagi 20 persen mahasiswa dengan syarat utama berasal dari keluarga pelaku usaha perikanan.

“Sebanyak 20 persen mahasiswa berkesempatan memperoleh beasiswa penuh dengan ketentuan merupakan anak dari pelaku usaha utama di bidang perikanan,” ujar Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Bangkalan, Chk Karyadinata, melalui keterangan tertulis, Selasa, 27 Januari 2026.

Di sisi lain, biaya pendidikan PKP tetap ditetapkan sebesar Rp11 juta per semester selama enam semester. Biaya tersebut mencakup kebutuhan akademik, sementara biaya makan dan asrama berada di luar komponen tersebut.

Pemkab Bangkalan juga mengupayakan kuota khusus mahasiswa melalui kerja sama resmi dengan pihak PKP. Skema serupa sebelumnya diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Paser yang memperoleh alokasi hingga 50 mahasiswa.

Data dari PKP menunjukkan sekitar 80 persen lulusannya telah diterima bekerja bahkan sebelum menyelesaikan masa studi. Angka ini menjadi salah satu dasar Pemkab dalam mengajukan kerja sama kuota khusus.

“Kami melihat tingkat serapan kerja lulusan PKP sangat tinggi, sehingga program ini dinilai relevan untuk kebutuhan tenaga terampil di Bangkalan,” kata Chk Karyadinata.

Ia menambahkan, program kuota khusus ini ditujukan untuk membuka akses pendidikan vokasi bagi putra-putri daerah, khususnya anak pelaku usaha perikanan.

“Program ini diharapkan dapat memperkuat kualitas SDM daerah dan menjawab kebutuhan sektor perikanan Bangkalan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan tersebut akan dituangkan dalam bentuk surat balasan resmi dari pihak PKP yang akan menjadi dasar kerja sama antara PKP dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Editor: Syah

Share This Article