Tekanan Jual Emas Antam, Buyback Hanya Rp2,8 Juta/Gram

2 Min Read
Tekanan Jual Emas Antam, Buyback Hanya Rp2,8 Juta/Gram (Ilustrasi)

JAKARTA,NOLESKABAR.COM– Harga emas Antam kembali tertekan pada 12 Maret 2026 pukul 08:49 WIB, menyusul data inflasi AS yang naik 0,2% di Februari. Kenaikan inflasi ini menurunkan daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga investor ramai-ramai melepas emas mereka.

Penurunan harga emas Antam kali ini cukup signifikan, dengan harga jual turun Rp45.000 per gram menjadi Rp3.042.000, sementara harga buyback turun Rp43.000 menjadi Rp2.804.000 per gram. Lonjakan tekanan jual ini menjadi sinyal bahwa emas sedang menghadapi fase koreksi yang cukup dalam.

Di sisi lain, harga emas di Pegadaian ikut terseret. Untuk 1 gram, harga buyback berada di Rp3.098.000, sedangkan emas 50 gram dijual Rp150.590.000. Hal ini menunjukkan bahwa pelemahan emas tidak hanya terjadi di Antam, tapi juga di jaringan penjualan resmi lainnya.

Tabel harga emas Antam dan Pegadaian terbaru menunjukkan tren menurun yang konsisten: emas 10 gram dijual Rp30.365.000 di Antam dan Rp30.306.000 di Pegadaian, sementara emas 25 gram mencapai Rp75.787.000 di Antam dan Rp75.355.000 di Pegadaian. Ini menegaskan tekanan jual berlaku untuk semua ukuran emas.

Prediksi analis pasar menyebutkan tren pelemahan ini kemungkinan berlanjut, terutama jika inflasi AS tetap tinggi dan dolar AS menguat. Emas, yang biasanya jadi tempat berlindung saat krisis, kini kehilangan daya tariknya karena imbal hasil obligasi dan dolar lebih menarik bagi investor.

Investor disarankan berhati-hati menghadapi volatilitas tajam dalam beberapa hari ke depan. Pelemahan harga emas yang cepat bisa menjadi kesempatan beli bagi sebagian investor, tapi risiko kerugian juga semakin nyata.

Dengan kondisi ini, para pemilik emas di Indonesia harus siap menghadapi tekanan jual beruntun. Emas Antam, yang selama ini dianggap aman, kini menghadapi tantangan serius yang bisa mengguncang pasar dan psikologi investor.

Penulis: Adi

Share This Article