Besi Putus di Suramadu Bikin Geger, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Cepat

2 Min Read
Besi Putus di Suramadu Bikin Geger, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Cepat (Ilustrasi)

BANGKALAN,NOLESLABAR.COM– Kondisi Jembatan Suramadu kembali menuai sorotan serius. Laporan adanya salah satu besi sambungan yang terputus dinilai sebagai peringatan keras terhadap keamanan infrastruktur penghubung Surabaya dan Madura tersebut.

Anggota DPRD Jawa Timur, Mohammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, menyatakan keprihatinannya atas kondisi itu. Ia menegaskan Suramadu bukan sekadar jembatan biasa, melainkan jalur vital mobilitas dan denyut ekonomi masyarakat Madura.

“Ini sangat memprihatinkan dan miris. Sebagai infrastruktur utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura, kondisi sambungan Jembatan Suramadu sangat vital untuk keselamatan dan kelancaran arus transportasi,” ujar Ra Nasih saat kegiatan serap aspirasi di Kecamatan Kamal, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan, laporan mengenai retakan dan penurunan kualitas struktur harus segera ditindaklanjuti secara teknis dan menyeluruh.

“Banyak laporan mengenai kerusakan dan penurunan kualitas struktur jembatan yang bisa membahayakan pengendara. Kalau ini tidak segera ditangani, tentu berisiko terhadap fungsi konstruksi secara keseluruhan,” tegasnya.

Ra Nasih juga menyinggung kebijakan penghapusan tarif tol Suramadu yang sebelumnya diberlakukan pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan tersebut harus dibarengi komitmen perawatan yang kuat.

“Jika saya bisa mengatakan secara ekstrem, ini jangan sampai hanya menjadi pemanis kebijakan. Setelah tarif dihapus, pemeliharaan justru harus lebih serius dan terukur,” katanya.

Ia mendorong pemerintah pusat segera melakukan audit teknis menyeluruh terhadap seluruh struktur jembatan, termasuk sambungan dan komponen penyangga.

“Kita mendorong pemerintah pusat agar benar-benar memberikan perhatian serius terhadap Jembatan Suramadu. Ini sudah menjadi ikon nusantara dan jalur vital masyarakat,” ujarnya.

Ra Nasih juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga infrastruktur publik.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga infrastruktur ini. Jika ada kerusakan, segera laporkan agar bisa cepat ditindaklanjuti,” pungkasnya.

DPRD Jawa Timur memastikan akan memfasilitasi komunikasi dengan instansi terkait agar langkah penanganan dilakukan cepat, profesional, dan terbuka demi keselamatan pengguna jalan.

Editor: Sukri

Share This Article