Dewan Perdamaian Desak Hamas Rampungkan Kesepakatan Demiliterisasi Gaza

2 Min Read
Dewan Perdamaian Desak Hamas Rampungkan Kesepakatan Demiliterisasi Gaza (Ilustrasi)

JAKARTA, NOLESKABAR.COM – Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dilaporkan mendesak Hamas untuk segera merampungkan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Dorongan tersebut muncul di tengah upaya percepatan implementasi rencana perdamaian yang tengah berlangsung.

Laporan The New York Times pada Senin menyebutkan bahwa Amerika Serikat menginginkan Hamas menyerahkan hampir seluruh persenjataannya, serta memberikan peta lengkap jaringan terowongan bawah tanah di Jalur Gaza sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, perwakilan dari kedua pihak dijadwalkan bertemu di Mesir pada Selasa untuk merampungkan detail kesepakatan. Meski demikian, jadwal pertemuan tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Sebelumnya, pada November 2025, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengadopsi Resolusi 2803 yang menyetujui implementasi rencana perdamaian Gaza. Kesepakatan awal tersebut dicapai antara Hamas dan Israel pada Oktober 2025.

Memasuki tahap lanjutan, pada pertengahan Januari, utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan dimulainya tahap kedua rencana perdamaian Gaza. Tahap ini mencakup penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), serta pembentukan struktur pemerintahan baru di bawah Dewan Perdamaian.

Dewan Perdamaian sendiri diumumkan pembentukannya oleh Trump pada Januari lalu, dengan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Pertemuan perdana BoP digelar di Washington pada 19 Januari dan dihadiri perwakilan dari 20 negara.

Meski proses transisi menuju tahap kedua tengah berjalan, laporan di lapangan menunjukkan bahwa bentrokan masih terus terjadi antara kelompok pejuang Palestina dan pasukan Israel di Jalur Gaza.

Share This Article